Para Tokoh Agama Perlu Beri Kesejukan

Diterbitkan  Selasa, 14 / 05 / 2019 20:37 - Berita Ini Sudah :  140 Dilihat

SERPONG-Para tokoh perlu menciptakan suasana damai dan sejuk pasca Pemilu 2019. Sementara masing-masing pendukung Capres-Cawapres masih menunggu putusan resmi KPU pada 22 Mei.

Para tokoh lintas agama Kota Tangsel pun berinisiatif menggelar silaturahmi. Mereka terus menyampaikan pesan perdaiamaian. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Islam, Kristen, Katholik, Budha, Hindu dan Konghucu serta perwakilan Ormas seperti Muhammadiyah, NU dan LDII.

Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berpesan kepada tokoh lintas agama khususnya di Tangsel ini agar tidak menciderai pelaksanaan Pemilu 2019 yang sudah sukses ini.

“Bangsa Indonesia telah sukses melaksanakan Pemilu 2019. Pemilu 2019 adalah pemilu terbesar didunia dengan 5 kertas suara yang dipilih oleh masyarakat. Belum ada didunia ini yang melaksanakan Pemilu seperti di Indonesia. Untuk itu mari kita jaga bersama terutama menjelang pengumuman resmi dari KPU 22 Mei 2019 mendatang,” ujarnya usai acara yang digelar di salahs atu rumah makan kawasan Serpong, kemarin.

Sementara itu Ketua MUI Kota Tangerang Selatan KH Saidih mengajak kepada para tokoh agama memberikan kesejukan kepada umatnya terutama dalam menunggu hasil pengumuman Pemilu KPU RI.

“Para tokoh agama memiliki tugas untuk memberikan pencerahan kepada umatnya agar tidak terpancing dengan isu yang tidak benar. Seperti adanya isu KPPS meninggal dikait-kaitkan dengan penyebab macam-macam. Ajal itu tidak bisa dimajukan dan dimundurkan jadi jangan mengeluarkan berita yang tidak benar atas meninggalnya KPPS sangat disayangkan jika ada pihak yang memainkan isu tersebut,” kata KH Saidih.

Dari perwakilan umat Katholik Romo Yosef menjelaskan sesuai dengan ajaran Katholik bahwa harus menghormati kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Umat Katholik setiap tahunnya selalu mengambil tema kebangsaan seperti tahun 2018 adalah Kita Bhinneka Kita Indonesia dan tahun 2019 ini mengambil tema Kita Berkhikmat Bangsa Bermartabat. Pemilu 2019 awalnya memang diisukan macam-macam namun nyatanya dengan kebersamaan dan persatuan antar umat beragama Pemilu 2019 berjalan lancar dan aman,” ucapnya.

Sebagai penutup, Aktivis Forum Pemuda Lintas Agama Tangerang Selatan H Abdul Rojak menjelaskan, kegiatan ini adalah upaya bersama. Termasuk tokoh lintas agama yang peduli dengan persatuan dan kesatuan umat, khususnya pasca pelaksanaan Pemilu 2019.

“Pemilu 2019 merupakan Pemilu yang sangat besar terutama jumlah pemilihnya sehingga perlu kita syukuri bersama-sama pelaksanaanya berlangsung aman dan lancar. Kita jangan terpancing dengan isu yang aneh-aneh mari tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa dan hormati hasil Pemilu, jika ada yang tidak puas silakan salurkan melalui Mahkamah Konstitusi,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!