SMPN 7 Tangsel Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Diterbitkan  Selasa, 14 / 05 / 2019 21:27 - Berita Ini Sudah :  169 Dilihat

DEKLARASI, Para Siswa SMPN 7 Kota Tangsel mendeklarasikan dri Sekolah Rama Anak, kemarin.

CIPUTAT-Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Kota Tangsel, mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak se Kota Tangsel, kemarin. Dalam deklarasi itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dam Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangsel Taryono.
Para pelajar tersebut terlihat begitu semangat dan tentunya siap menjalankan program-program untuk terus menjaga suasana sekolah agar tetap ramah anak.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel Taryono, Sekolah Ramah Anak harus diwujudkan dalam rangka membangun generasi cerdas, dan berkarakter.
“Ekosistem kondusif pendidikan harus dibangun melalui kolaborasi harmonis yakni pola asuh orangtua yang ramah anak, sekolah ramah anak, dan kondisi masyarakat yang ramah anak,” ujarnya.
Sebuah daerah yang ramah anak, di situlah akan terbangun lagi ekosistem kondusif yang ramah bagi tumbuh kembangnya anak. Anak akan mengembangkan bakat dan potensi dirinya dengan baik. Apabila dukungan orangtua dan lingkungan terwujud. Tanpa itu rasanya akan sulit.
“Anak yang akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, religius, nasionalis, mandiri, berintegritas, peduli orang lain dan lingkungannya. Ini yang kami harapkan. Oleh sebab itu mari sama-sama untuk mewujudkan itu semua,” harapnya.
Lanjut Taryono, ini semua terangkum dalam gerakan sekolah bersih dan menyenangkan. Tidak ada lagi tawuran pelajar. Apalagi penyalahgunaan narkoba, bullying, vandalisme, dan radikalisme. Semua itu harus dihindari dan ditinggalkan jauh-jauh oleh para siswa.
Kabid Perlindungan Anak pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Tangsel Irma Safitri, tujuan adanya Deklarasi Sekolah Ramah Anak adalah untuk berkomitmen menjadikan sekolahnya ramah anak oleh semua warga sekolah.
“Setelah deklarasi mereka harus memenuhi indikator-indikator sekolah ramah anak sesuai dengan peraturan menteri KPPA. Untuk selanjutnya DPMP3AKB akan melakukan pendampingan,” kata Irma.
DPMP3AKB Tangsel akan melakukan sosialisasi pada guru, komite dan warga sekolah lainnya seperti OB, kantin dan lainnya untuk sama-sama mengetahui apa itu sekolah ramah anak dan apa indikatornya.
“Harapannya setiap sekolah bisa menjadi sekolah ramah anak sesuai dengan kriteria yang sudah diterapkan. Dengan adanya sekolah ramah anak maka sekolah mampu untuk melakukan banyak kegiatan ramah anak,” jelasnya.
Peran orangtua, komite dan warga sekolah penting. Yang harus dilakukan adalah bersama-sama menyatukam pendapat dam persepsi bagaimana program sekolah ramah anak bisa berjalan di sekolah tersebut. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!