Fashion Ramadan Tampilkan Etnik Tenun dan Batik

Diterbitkan  Selasa, 21 / 05 / 2019 20:00 - Berita Ini Sudah :  2008 Dilihat

SERPONG-Tari Fashion Ramadan menjadi tajuk Gaung Ramadan. Ajang digelar Dewan Kesenian Kota Tangerang Selatan (DKTS). Pada 18 Mei. Di Gedung Gelanggang Seni dan Budaya, Jaletreng, Buaran Serpong. Banyak yang hadir menyaksikan nuansa Ramadan melalui paragaan busana.

Menampilkan warna warni, desain, corak dan khas busana di hadapan pengunjung. Ini semua dapat terselenggara atas kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Tangsel. Alhasil, pertunjukan memesona ini berjalan mulus.

Ketua Panitia, Nazlia Masyhur menyampaikan, para peserta memperlihatkan dan mempertunjukkan performa mereka dalam bentuk seni tari yang memang diperuntukan untuk masyarakat. Seni Tari pada Sabtu sore itu meliputi Tari Fashion Ramadan disisipi dengan Talk show. Menyungguhkan pakaian dalam nuansa menyambut Idul Fitri.

“Di sini  menonjolkan nuansa etnik Tenun dan Batik. Adapun rancang busana muda disajikan oleh Naz collection,” katanya di sampingi Syifa Hafizah selaku pemandu acara.

Adapun para peraga busana berasal dari Nona Kota Tangsel terdiri dari Fenny, Seruni, Ruth, Anggel, Maia dan Juli. Mereka berjalan lenggak lenggok. Menunjukan secara detail model,  kombinasi wargan dan jahitan yang rapih. Pada sesi lain menampilkan Tari Religi dengan judul “Tari Rentak Samrah” ditarikan oleh Penari dari Sanggar Ragam Budaya Nusantara pimpinan Sherly Fatmarita, dan pelatih Tritya Rama.

Masih dalam rangkaian acara Gaung Ramadhan kali ini ada seorang penyanyi yang menyumbangkan suara emasnya. Dengan menyanyikan sebuah lagu karya Rossa berjudul “Tak kan Berpaling Darimu”. Solo Vocal Religi tersebut dinyanyikan oleh Eko Setiawan dan Audy Zhafirah Putri yang berasal dari Sanggar Tari Ragam Budaya Nusantara.

Acara Gaung Ramadan Sabtu ini menyedot. Acara kesenian yang dilaksanakan setiap pekannya oleh DKTS bertujuan menumbuhkan apresiasi masyarakat untuk meramaikan destinasi wisata Kota Tangsel. Dengan kemasan penampilan kesenian di ruang Publik.

“Sasarannya tidak lain dan tak bukan adalah pengunjung dan masyarakat sekitar areal destinasi wisata setempat,” ujarnya.

Hadir juga Budayawan Uten Sutendy, Edy Wahyu dan Agus Grave. Dengan adanya kegiatan Gaung Ramadan ini diharapkan dapat menjembatani kegiatan masyarakat. Ini merupakan peluang untuk berapresiasi terhadap kegiatan seni dan kreatifitas di Kota Tangsel.

Agus Grave, aktif di Dewan Kesenian Banten (DKB) menambahkan, ada nuansa yang hidup di lingkungan DKTS dengan menghadirkan Gaung Ramadan melalui berbagai pertunjukan. Ini satu hal yang juga perlu diketahui masyarakat. Mencari sore hari dapat hadir hingga berbuka. “Menjadi pilihan masyarakat untuk berekreasi dengan hiburan menarik dan kaya akan ilmu,” tuturnya. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!