TKD Ingatkan Persatuan Lagi

Diterbitkan  Rabu, 22 / 05 / 2019 19:12 - Berita Ini Sudah :  628 Dilihat

 

SERPONG-Secara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) telah mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang. Unggul dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50%. Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50%. KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601.

Melihat hasil akhir itu, Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Tangsel merasa bersyukur. Hasil akhir dari rekapitulasi tersebut menunjukan Jokowi-Ma’ruf Amin sah menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Kota Tangsel Iwan Rahayu mengucapkan banyak terimakasih kepada 9 partai politik dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Terima kasih kepada seluruh relawan serta seluruh masyarakat Kota Tangsel yang telah hadir ke TPS dan juga yang memilih pasangan nomor urut 01.

“Kami dari TKS tentunya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak. Semoga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Kota Tangsel bisa membawa Indonesia lebih baik, dan juga berdampak kepada Kota Tangsel kedepannnya. Ini semua wujud kepercayaan masyarakat kepada Pak Jokowi dan Pak Kyai Ma’ruf Amin,” ungkapnya, kemarin.

Iwan juga mengatakan, semestinya saat ini masyarakat sudah kembali bersatu. Pasca Pilpres ini tidak ada lagi 01 dan tidak ada lagi 02. Menghormati hasil Pilpres lebih penting. Pilpres sudah berjalan sesuai hukum berlaku.

“Mari kita hormati keputusan ini, setelah ini sudah tidak ada lagi 01 dan tidak lagi 02 yang adalah 03 yaitu persatuan Indonesia. Bari kita bersatu lagi dan bersama-sama membangun negeri yang kita cintai ini,” ungkap politisi PDIP ini.

Sedangkan saat disinggung mengenai tetap adanya aksi massa dan juga penolakan hasil Pemilu, menurut Iwan, Indonesia memiliki Mahkamah Konstitusi (MK). Siapa pun tidak puas dengan hasil Pemilu bisa melakuan gugatan ke MK.

“Negara kita kan punya MK, punya jalur hukum bagi yang memang tidak puas dengan hasil Pemilu. Ini semua sudah dijamin oleh konstitusi kita. Jadi alangkah indahnya kalau semuanya ditempuh dengan jalur hukum tanpa merusak pesta demokrasi kita ini,” terangnya.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangsel Tarmizi, pun juga mengatakan hal serupa. Pihaknya mengajak masyarakat agar kembali lagi pada persatuan Indonesia.

Menurut Tarmizi, saat ini perlu bersama-sama mengawal pembangunan di Indonesia, khususnya di Kota Tangsel pasca Pemilu. “Bersama-sama kita kawal pembangunan Indonesia, khususnya di Kota Tangsel. Pemilu sudah usai saatnya kita bersatu,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!