Dikabarkan Meninggal Ikut Demo 22 Mei, Ibu Ini Lapor Polisi

Diterbitkan  Jumat, 24 / 05 / 2019 22:47 - Berita Ini Sudah :  310 Dilihat

SERPONG-Masyarakat harus berhati-hati. Saat ini banyak hoaks atau informasi bohong di media sosial. Hoaks merugikan bagi korban hoaks dan yang mempercayainya.

Seperti dialami oleh Febina Priscila. Merasa dirinya menjadi korban berita hoak, ibu rumah tangga ini pun membuat laporan ke Polresta Tangsel. Laporannya terkait penggunaan fotonya yang disebut meninggal dunia dalam aksi kericuhan 22 Mei di Jakarta.

Dimana foto Febina menjadi viral lantaran disebut ikut demo dan telah meninggal. Parahnya, ia disebut menjadi korban dalam aksi 22 Mei itu. Dalam postingan di akun media sosial menyebut bukan nama Febina tetapi dengan nama Margaretha Nainggolan.

Demikian diketahui melalui cuitan akun Twitter @Sabilussalam2 yang menuliskan kalimat, “RIP… selamat jalan sahabat perjuangan Margaretha Nainggolan, semoga tenang di Surga NYA… Terima kasih atas perjuanganmu untuk kita semua, walaupun kita berbeda keyakinan demi membela ketidak adilan kejahatan dan kecurangan… Almarhumah ini meninggal kemarin pkl 19:15.”

Akun Twitter itu juga memposting foto seorang wanita berbaju warna hitam pada cuitannya itu. Namun ternyata, sosok dalam foto itu bukanlah Margaretha, melainkan Febina Priscila. Cuitan itu pun menjadi viral dan menadapatkan ragam reaksi dari warganet.

Tidak hanya di media sosial. Beberapa akun berita online pun membuat berita soal viralnya cuitan di twitter tersebut. Alhasil, Febina merasa sangat dirugikan dan segera melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.

“Saya mau mengklarifikasi atas meninggalnya seorang bernama Margaretha ke media sosial dan online. Saya Febina Priscila, saya ibu rumah tangga dan saya Puji Tuhan masih hidup dan saya sekarang mengadukan penggunaan foto saya tanpa izin dan tidak benar di pemberitaan media sosial ke Polres Tangerang Selatan,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi ke Kasat Reskrim Polresta Tangsel, AKP Alex Yurikho membenarkan adanya laporan atas nama Febina Priscila. Laporan ke Polresta Tangsel atas penggunaan foto dirinya yang disebut telah meninggal dunia.

Alex juga mengatakan, kepolisian melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut. Berkoordinasi dengan Sub Dit Siber Direktorat Reskrimsus untuk melakukan penelusuran terkait akun media sosial yang menyebar kabar tersebut.

“Kami juga menyarankan kepada pengadu untuk mengklarifikasi kepada Dewan Pers terkait pemberitaan yang menurut pengadu tidak sesuai,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!