PT PITS Tarik Minat Warga Pakai Air PAM

Diterbitkan  Senin, 27 / 05 / 2019 20:05 - Berita Ini Sudah :  300 Dilihat

CIPUTAT-PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) kembali menyambangi warga. Tujuannya, untuk menarik minat masyarakat. Agar menggunakan air PAM. Kali ini, di Balai Warga  RW 08 Perumahan Bukit Indah Serua Ciputat, Minggu (26/5).

Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja turut hadir. Ketua RW 08 Tri Hardono, Manager Pengembangan Usaha, Agus Supadmo, dan Ketua Tim Winny Septiana Sari tmapak di hadapan warga perumahan.

Dudung menjabarkan, keberadaan anak dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tangsel. Dibentuk melalui Perda 2 tahun 2013 tentang BUMD. Kewenangan pelayanan air minum sesuai dengan keputusan Walikota Tangsel nomor 690/KEP.134-HUK/2017 tentang penetapan wilayah pelayanan air minum bagi masyarakat di kelola oleh perseroan terbatas PT PITS. Program air bersih merupakan target dari layanan dasar dari pemerintah kota.

“Walikota Tangsel Ibu Airin berpesan agar PT PITS bekerja keras untuk mewujudkan Tangsel mandiri air. Air baku untuk dialirkan ke sambungan rumah bersumber dari Kali Angke, Cisadane, dan proyek nasional Waduk Karian Rangkasbitung,” jelas mantan Sekda Kota Tangsel ini kepada warga.

Lebih lanjut, dijabarkan, wilayah Kota Tangsel di bagi dalam beberapa zona. Untuk tahap pertama pada zona tiga di area Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur yang bersumber dari Kali Angke. PT PITS bekerjasama dengan PT PP Infrastruktur dengan kerjasama “b to b” (business to business).  Adapun zona satu Kecamatan Serpong dan Serpong Utara, zona dua Kecamatan Pondok Aren dan zona empat Kecamatan Setu dan Serpong.

“Lalu kenapa harus air PAM? Pertama tanpa listrik dan biaya pasang lebih murah serta investasinya untuk selamanya serta dapat menghindari penurunan permukaan tanah,” terangnya dengan semangat.

Demikian juga kualitas air PAM. Ini sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan kualitas air minum harus terbebas dari bakteri E-coli, tidak berwarna dan  tidak berbau. Dan air yang disalurkan oleh PT PITS tentunya telah memenuhi unsur yang dirinci oleh Kemenkes. Maka, dipastikan aman untuk digunakan, termasuk aman untuk langsung diminum.

“Dengan demikian kami mengajak kepada bapak dan ibu segera mendaftar pemasangan saluran air bersih dari kami. Langkahnya mudah pertama membayar uang muka, kemudian mengisi formulir yang disediakan serta menyiapkan persyaratan seperti fotokopi KTP, fotokopi PBB dan Materai enam ribu pubiah sebanyak satu lembar,” terang pria penyuka sepeda sport ini.

Setelah mendaftar, petugas akan melakukan survai lokasi untuk memastikan ketersediaan jaringan, serta menentukan kelompok pelanggan dan golongan tarif serta menerima berkas persyaratan yang telah disiapkan oleh calon pelanggan.  Setelah dicek, tahapan berikutnya perencanaan kontruksi. Dengan memasang jaringan pipa air minum yang akan dilaksanakan pada Juni 2019. “Setelah proses semua selesai, kami akan memasang sambungan pipa dan meter air paling lembat sepuluh hari kerja,” jelasnya.

Pria yang memiliki latar belakang memimpin Dekopinda Tangsel ini, dalam paparan sekaligus tanya jawab yang rata-rata lebih kepada teknis, mengingatkan, air adalah kebutuhan utama. Warga tak ingin ketika telah minat nanti pasang surut.

Pria penyuka makan ikan ini menjabarkan, dengan rinci dan jelas. Misalnya, Heri salah satu peserta menanyakan soal landasan hukumnya serta tarif yang diberlakukan.

“Dasar hukumnya sudah jelas melalui Keputusan Walikota Tangsel. Adapun untuk tarif dibagi pada empat kelompok. Kelompok pertama meliputi sosial umum, sosial khusus dan rumah sangat sederhana. Kelompok kedua meliputi rumah sederhana, rumah menengah dan instansi pemerintah. Kelompok ketiga rumah mewah, niaga kecil, industri kecil, niaga besar dan industri besar. Kelompok keempat rumah susun pemerintah, PDAM atau pemda, apartemen sederhana, apartemen menengah, apartemen mewah dan mall. Tarifnya berdasarkan blok pemakaian,” jelasnya. (din)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!