Kerjasama dengan Qatar Charity


Sahabat Hatayni Santunin 500 Anak Yatim Tangerang Raya

Diterbitkan  Senin, 27 / 05 / 2019 21:14 - Berita Ini Sudah :  317 Dilihat

TANGERANG — Yayasan Sahabat Hatayni menggelar buka bersama dengan 1.000 warga Tangerang Raya di Kampus STISNU Nusantara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Minggu (25/5/2019).

Dalam kesempatan itu juga, yayasan tersebut memberikan santunan kepada 500 anak yatim. Anggaran untuk buka bersama dan santunan yatim itu menghabiskan sekitar setengah miliar atau Rp 500 juta.

“500 anak yatim itu berasal dari enam zonasi yang berada di wilayah Tangerang Raya,” ungkap H Muflih, Pendiri Yayasan  Sahabat Hatayni, kepada sejumlah wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Dijelaskannya, enam zonasi itu meliputi Kecamatan Tangerang-Cipondoh dan Cibodas (zonasi 1 dan 2/Kota Tangerang), Kecamatan Teluknaga dan Kosambi (zonasi 3/Kabupaten Tangerang).

Selain itu, Teluknaga dan Sepatan (zonasi 4/Kabupaten Tangerang), Kecamatan Pakuhaji (zonasi 5/Kabupaten Tangerang), dan Kecamatan Serpong (zonasi 6 atau zonasi khusus/Tangerang Selatan).

Ketika ditanya anggaran untuk santunan dan buka bersama itu, Muflih mengatakan donaturnya berasal dari Qatar Charity. Namun ada juga dari BSM Tangcity khusus untuk pemberiaan voucher belanja dan doorprize dari Divisi Bisnis Yayasan Sahabat Hatayni

Menurutnya, pendataan anak yatim untuk mendapat santunan itu dikelola oleh 20 relawan. Mereka adalah mahasiswa STISNU sekaligus juga sebagai pengurus Yayasan  Sahabat Hatayni.

“Anak yatim itu harus dibuktikan dengan surat kematian  orang tuanya dan akte wali surat sekolah. Kami tidak hanya menyantuni,  namun juga memberikan donasi untuk sekolah mereka agar sekolahya tidak putus di tengah jalan, bahkan bisa dikuliahkan juga,” ungkap Muflih

Muflih menerangkan, aktifitas memberikan santunan kepada anak yatim itu sudah berjalan dua tahun.  Untuk terus melakukan aktifitas tersebut, pihaknya membentuk Divisi Bisnis. Tujuannya untuk pemberdayaan ekonomi dan  menunjang operasional pengurus secara mandiri.

Lokasi acara buka bersama dan santunan tersebut dibagi dua. Untuk 500 anak yatim ditempatkan di aula, sedangkan 500 ibu-ibu ditempatkan di halaman kampus dengan menggunakan tenda.

Panitia juga menyediakan panggung untuk menghibur ibu-ibu dengan grup musik, sedangkan ceramah diisi Kiai Ecep Isak  yang bertema Nuzulul Quran. Kiai Ecep juga sebagai salah satu dosen STISNU.

Sementara itu, untuk anak-anak yatim dihibur dengan dongeng oleh Pendongeng Keliling Nusantara Budi Euy, yang membawakan cerita dengan tema kejujuran, yakni dahsyatnya kejujuran Imam Syafii dan Tukang Kayu Masuk Neraka. (bud)

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!