Jelang Mudik, Airin Pesan ke Warga

Diterbitkan  Selasa, 28 / 05 / 2019 19:35 - Berita Ini Sudah :  304 Dilihat

PONDOK AREN-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berpesan. Di antaranya disampaikan kepada masyarakat. Khususnya yang hendak mudik. Agar berkordinasi dengan lingkungan. Ini untuk mengantisipasi supaya tingkat kerawanan dapat diminimalisir.

Kota Tangsel, sebut Airin, didominasi pendatang. Ketika musim mudik tiba, hampir rata-rata meninggalkan rumahnya untuk pulang kampung. Bagi pemilik rumah diminta kerjasama soal meningkatkan keamanan lingkungan. Minimal saat hendak meninggalkan rumah ditinggal mudik titip pesan ke pengurus RT/RW. Itu agar saling memantau situasi dan kondisi sekitar rumah.

“Yang penting hati-hati saling menjaga rumah yang kosong. Karena hampir 70 persen warga di Tangsel mayoritas masyarakat pendatang. Perlu ada informasi yang diketahui oleh para RT dan RW bagaimana mengaktifkan petugas keamanan di lingkungan masing-masing,” jelasnya wanita kelahiran Banjar, Jawa Barat ini.

Kerjasama keamanan lingkungan dengan jajaran kepolisian sudah pasti terjalin. Tugas keamanan bukan hanya kepolisian semata. Namun seluruh masyarakat harus terlibat dalam pengawasan yang ada di lingkungan masing-masing. Sehingga, ada kesinambungan antara petugas keamanan dan warga secara menyeluruh.

“Walaupun di samping pihak Kepolisian Polres Tangsel dan jajarannya mengantisipasi itu semua. Tapi tidak ada salahanya dari warga juga turut mengantisipasi,” Airin menegaskan.

Airin mengungkapkan, pembahasan posko lebaran untuk menentukan berapa titik telah dilakukan. Titiknya seperti tahun-tahun sebelumnya. Secara matang dilakukan.

Dirinya menyampaikan itu di bilangan Pondok Aren beberapa hari lalu guna memastikan keamanan pengguna jalan yang beraktivitas selama jelang lebaran, termasuk antisipasi lingkungan jajaran kepolisian dibantu berbagai unsur melakukan pengamanan.

“Memastikan posko melalui rapat dengan Muspida.  Demikian bagi para pemudik, agar melakukan persiapan dengan penuh kehati-hatian karena sangat penting utamanya rumah kosong,” pesannya.

Sementara untuk tempat parkir bagi pemudik, Pemkot belum bisa menyediakan. Diakrenakan keterbatasan lahan. Ada di Pemkot Tangsel hanya utuk ASN memarkir mobil dinas. Mobil dinas tidak boleh dibawa untuk mudik. Hal ini berdasarkan surat edaran yang telah dilayangkan kepada semua dinas.

“Tempat parkir, kita siapkan bagi mobil-mobil dinas yang tidak dipakai akan disimpan di Puspem. Untuk kita saja dulu hanya untuk aparatur sipil negara. mengingat lahannya tidak cukup,” tukas alumnus S2 Unpad ini.

Tak hanya soal keamanan dan lahan parkir, Airin pun menjelaskan berkaitan dengan persiapan lebaran, seperti pangan. Pasokan pangan dalam kondisi aman. Sambil terus diawasi agar tidak terjadi kenaikan harga yang memberatkan konsumen.

“Pangan sampai sejauh ini masih aman. Bazar murah mudah-mudahan ini meringankan masyarakat sambil mengontrol supaya tidak ada lonjakan lebih tajam. Termasuk soal daging sapi. Mudah-mudahan ketersediaan daging sapi ada. Karena Bulog Banten baru menyediakan daging kerbau, sementara Tangsel butuh juga sapi,” tutupnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!