Perolehan Suara Parpol untuk DPRD Bisa Berubah


Tiga Partai Gugat ke MK

Diterbitkan  Selasa, 28 / 05 / 2019 19:36 - Berita Ini Sudah :  334 Dilihat

 

 

SERPONG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel menunda penetapan kursi dan Calon Legislatif (Caleg) terpilih. Apa gerangan? Ada tiga partai politik saat ini mengajukan gugatan. Tentu, ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan itu terkait sengketa hasil Pileg.

Ketiga partai tersebut ialah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai NasDeem dan Partai Hanura. PDIP terkait sengketa hasil suara di daerah pemilihan (dapil) 1 Ciputat. NasDem berupa sengketa di dapil 5 (Kecamatan Pondok Aren). Sedangkan Hanura masih belum ada kejelasan terkait sengketa di dapil apa saja.

Anggota KPU Kota Tangsel Achmad Mudjahid Zein mengatakan, selama sengketa tersebut berlangsung, KPU Kota Tangsel belum bisa melakukan penetapan kursi dan Caleg terpilih. Untuk DPRD Tangsel periode 2019-2024.

“Belum bisa kita tetapkan, karena ada tiga partai yang mengajukan gugatan ke MK. Jadi kami tunggu hasilnya dulu seperti apa nanti setelah diputuskan oleh MK,” ungkapnya kepada Tangsel Pos, kemarin.

Lebih lanjut, Mudjahid mengatakan, bahwa kemungkinan penetapan Caleg terpilih tersebut pada Juli nanti. Alasanya, untuk sidang sengketa Pileg, MK akan memulainya sekitar Juli nanti.
“Saat ini MK masih menyelesaikan sengketa Pilpres. Setelah sengketa Pilpres baru sidang sengketa Pileg, jadi kemungkinan Juli nanti baru selesai,” ungkap pria yang sebelumnya lebih banyak berkecimpung di organisasi kepemudaan ini.

Sementara mengenai kemungkinan adanya perubahan hasil perolehan suara dalam sidang sengketa MK, Mudjahid mengatakan kemungkinan tersebut bisa saja terjadi. Itu tergantung hasil dari sidang sengketa di MK.

“Kemungkinan itu bisa saja terjadi. Semua tergantung nanti sidang MK, makanya sesuai aturan yang ada KPU menetapkan hasil ini setelah sidang MK selesai atau setelah adanya putusan MK,” terangnya.

Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan, KPU nanti akan melaksanakanĀ apapun yang menjadi keputusan MK dalam sidang sengketa tersebut. “Kami tidak bisa menolak. Apa pun keputusan MK harus kita jalankan sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Ketua DPD Partai NasDem Dewi Indah Damayanti mengatakan, pihaknya telah melengkapi seluruh berkas aduan sengketa ke MK. Hanya tinggal menunggu waktu sidang.”Semua prosedur kita tempuh. Hanya tinggal menunggu waktu sidang,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!