DPRD Minta Pendataan Pendatang Baru

Diterbitkan  Senin, 10 / 06 / 2019 20:26 - Berita Ini Sudah :  160 Dilihat

 

SETU- Kota Tangerang Selatan. Salah satu kota yang menjadi magnet bagi warga pendatang. Mereka mencoba peruntungan. Merantau ke kota pemekaran Kabupaten Tangerang ini. Apalagi pasca lebaran ini. Diperkirakan banyak pendatang baru.

Agar urbanisasi pasca Lebaran tertata atau tidak berdampak pada persoalan sosial di kemudian hari nanti, DPRD Kota Tangsel meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melakukan pendataan. Pendataan intensif terhadap pendatang baru.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tangsel, Saprudin mengatakan, beberapa hari kedepan operasi yustisi harus dilakukan. Dalam operasi tidak hanya sekedar pendataan. Namun harus ditanyakan pula tujuan para perantau.

Dia mengingatkan sebaiknya para pendatang baru sudah memiliki peluang kerja atau peluang usaha di Kota Tangsel. Sehingga, tidak membuat meningkatnya jumlah pengangguran.

“Kita bukannya membatasi siapa pun yang ingn bertempat tinggal di Tangsel. Hanya saja pendataan ini penting, agar mereka yang merantau ke Tangsel setidaknya sudah memiliki peluang kerja atau usaha. Karena jika hanya datang saja tanpa persiapan khawatir akan menjadi penambahan jumlah pengangguran di Tangsel,” ujarnya.

Saprudin juga meminta kepada para pengurus tingkat RT dan RW juga melakukan pendataan warga-warganya yang baru saja datang. Terutama pendatang baru di Kota Tangsel.

”Pendatang ini juga semestinya ketika baru tiba harus melaporkan diri ke RT dan RW, dan juga memberitahu tujuannya serta apa pekerjaannya atau memang belum ada kerjaan. Agar persoalan pendataan urbanisasi di Tangsel lebih terdata dengan baik lagi,” ungkapnya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, juga menghimbau kepada para pendatang agar segera melaporkan dirinya ke RT dan RW. “Kami mengimbau agar melapor kepada ketua RT setempat,” ujarnya.

Menurutnya, ketentuan warga pendatang wajib melapor kepada pengurus wilayah setempat bertujuan agar mudah mengetahui identitas yang bersangkutan.

“Tidak ada larangan menetap bagi warga urban ke Kota Tangerang Selatan,” ujar Bang Ben, sapaan akrabnya.

Dia juga memastikan setelah musim libur lebaran digelar operasi yustisi kependudukan. Titik sasaran yakni pemukiman, kontrakan, kos-kosan dan lain sebagainya.

“Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil nanti akan mengadakan pendataan pendatang baru pasca lebaran,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!