Benyamin Sepakat Gaji Petugas Damkar Naik

Diterbitkan  Kamis, 13 / 06 / 2019 21:30 - Berita Ini Sudah :  255 Dilihat

 

SERPONG UTARA-Petugas pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, saat melaksanakan tugas memang cukup berat. Taruhanya nyawa baik malam maupun siang tentu perlu ada keselarasan soal kesejahteraan yang diberikan kepada mereka.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengaku sangat setuju dan mendukung tuntutan kenaikan gaji dari petugas Damkar Tangsel ini. Dirinya meminta kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bisa memberikan usulan. Besar kemungkinan dan dapat dipastikan,  akan dipertimbangkan dengan matang untuk menyetujui usulan kenaikan gaji bagi regu Damkar dan Penyelamatan. “Tidak, tidak salah. Saya dukung usulan mereka, untuk naik gaji. Itu sangat bagus,” ujar Benyamin.

Kenaikan gaji tentu ada korelasi tanggung jawab berat, saat melaksanakan tugas. Baik saat di lokasi yang berhadapan dengan api, atau saat tengah diperjalanan seperti sebelumnya pernah terbalik menyebabkan ada yang mengalami luka. Karena regu damkar harus ekstra sigap dan cepat makanya mereka fokus bagaimana saat mendapatkan laporan ada kebakaran langsung meluncur dan pengguna jalan wajib memberikan akses.

“Bagus mereka menuntut ada kenaikan gaji. Karena kan kerjaan mereka berat. Bertaruh nyawa ketika di lapangan. Bahkan, saat libur lebaran mereka tidak bisa merasakan libur bersama dengan keluarga dan berkumpul dengan keluarga,” tambah ia.

Wadanton Pemadam Kebakaran Tangsel, Muradih menuturkan saat ini, jumlah petugas pemadan kebakaran di Tangsel ada 150 an lebih. Mereka rata-rata menerima gaji Rp 2,4 juta. Padahal sekarang ini, mereka tidak hanya menjinakan api.

“Dengan adanya penyelamatan, kerjaan kita bukan hanya memadamkan api. Tapi meluas ke penyelamatan juga. Macam-macam penyelamaran ini, bahkan menyelamatkan burung, kucing, hingga handphone warga yang jatuh ke got pun, yang dihubungi Damkar dan Penyelamatan sekarang,” tegas Muradih.

Hal sama dikatakan Komandan Rescue Damkar Tangsel, Ilham Faturohman. Menurut dia, sejak 2011 silam, dia sudah bekerja di Damkar Tangsel. “Saya di Damkar dari 2011. Kalau masalah gaji, ya bisa dibilang kuranglah,” kata Ilham. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!