Sudah Wayahnya Benyamin Maju

Diterbitkan  Kamis, 13 / 06 / 2019 18:51 - Berita Ini Sudah :  311 Dilihat

BERIKAN KETERANGAN: Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan saat di wawancarai terkait dirinya yang akan maju pada Pemilihan Walikota Tangerang Selatan 2021 – 2025 di Kantor Balaikota Tangsel, Maruga, Ciputat, Rabu (12/6).

SERPONG – Benyamin Davnie. Sudah di penghujung dua periode menjadi Wakil Walikota Tangsel. Mendampingi Airin Rachmi Diany sejak 11 April 2011. Kini, saatnya. Maju menjadi calon walikota pada Pilkada Tangsel 2020.

“Kalau kata orang Sunda, sudah wayahnya saya maju mencalonkan diri sebagai Walikota Tangsel,”ungkap Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat ditemui Tangselpos di ruang kerjanya.

Bang Ben, sapaan akrab Benyamin, sudah melakukan persiapan turun ke lapangan dan mempersiapkan perlengkapan persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk pencalonan dirinya sebagai walikota Tangsel.

Bahkan dirinya pun sudah meminta ijin kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany untuk pencalonannya sebagai walikota tangsel. “Ibu (Airin) mempersilakan saya untuk mempersiapkan diri untuk maju di pilkada, ibu melihat kewajaran karena saya wakil, sehingga mampu menangkap konsep-konsep yang dilahirkan oleh beliau (walikota), dan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh beliau, untuk Tangsel lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang ini, mengatakan, dengan siapa dan partai apa, masih dalam proses komunikasi. “Mohon doanya dan dukungannya,” ucapnya.

Dirinya pun ingin mendapatkan masukan dari masyarakat, apa harapan masyarakat untuk tiga tahun kedepan, namun dirinya akan meningkatkan disektor perdagangan dan jasa. Karena perdagangan dan jasa ini merupakan ruh dari Tangsel kedepan. “Kalau mau hidup, Tangsel harus bergerak di dua sektor ini, karena 70 persen jumlah penduduk usia produktif, income per kapitanya tinggi, pertumbuhan PAD dari sisi ini pun cukup tinggi,”katanya.

Saat ditanya apa itu Tangsel? Bang Ben langsung menjawab Tangsel itu KITA. Benyamin langsung menjelaskan mengenai taglinenya tersebut. “Kalau orang-orang bilang ini merupakan tagline, tapi ini semacem kalimat pendek yang memiliki pesan yang dalam untuk menunjukan bahwa Tangsel ini bukan punya siapa-siapa tapi Tangsel ini punya kita semua. Kita harus membuat Tangsel menjadi kota yang patut dibanggakan, ini merupakan pekerjaan sebanyak 1.6 juta masyarakat Tangsel yang harus memiliki Tangsel, tagline ini menunjukan tidak adanya sifat egoism untuk Tangsel, semua memiliki Tangsel,”ungkapnya.

Bang Ben pun menjelaskan anonim dari ‘KITA’ ini, K itu Kreatif, I itu Inovatif dan TA itu Tangguh. “Tangguh ini hasil dari daya saing, dibentuk dari berbagai program dan meliputi produk ekonomi masyarakat, tata kota, dan nantinya membuat masyarakat Tangsel secara ekonomi harus bertahan akan goncangan ekonomi dari luar,Inovasi ini merupakan tempat dan kolidornya. Jadi KITA itu prosesnya dari berpikir keras apa yang harus didorong kedepan, saya melihat daerah lain memiliki tagline seperti Yogya istimewa, Kediri Lagi dan lainnya. Tangsel itu ya KITA, jeleknya Tangsel jeleknya kita, sehingga kita harus mendorong itu semua .Ini merupakan tagline untuk pilkada yang akan saya tawarkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dirinya pun sedang menyusun program yang akan dirinya bawa kedepan. Dirinya akan tingkatkan perdagangan dan jasa setelah kualitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur sudah baik. “Perdagangan dan jasa merupakan ruh tangsel yang tidak pernah berhenti. Daya beli masyarakat Tangsel tinggi, kita harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi ekonomi itu sendiri,” ungkapnya.

Apakah akan maju melalui jalur independen atau melalui partai politik?, mengingat Nasdem tidak memiliki kursi di Tangsel, Bang Ben menegaskan, dirinya akan menggunakan partai politik, “Saya sedang dalam usaha di titik ini, saya tidak membayangkan akan maju melalui jalur independen. Karena saya menyakini ada partai politik yang akan mengusung saya. Nasdem sebagai induk saya, tetap saya bawa meski tidak ada kursi. Saya akan membawa program nasdem kedepan, sedangkan untuk komunikasi saya dengan partai politik di Tangsel sudah berjalan dengan baik, dan pada waktunya saya yakin akan diusung oleh mereka,” harapnya.

Terkait ijin ke walikota, Bang Ben mengisyaratkan turut serta merta minta dukungan partai Golkar. Ia merasa punya hubungan baik dengan Golkar maupun personilnya dikarenakan besar belajar politiknya melalui Golkar. Sejak jadi camat dan Pemilu 1997.

Sedangkan rekan duet, Bang Ben mengaku siap bekerja sama dengan siapapun. Tidak mempersoalkan dari kalangan artis, birokrat dan lainnya. Siapapun siap kerja sama. Tugas wakil sudah diatur oleh undang-undang, mempedomani aturan sudah bisa jalan. “Pengalaman saya sebagai camat, kadis dan Wakil Walikota serta lainnya saya bisa bekerjasama, bisa ditanyakan kepada teman-teman saya di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Dia menegaskan bukan mengincar jabatan dunianya. Ia ingin beribadah dari jabatan ini dan ingin mengabdi kepada Negara melalui Tangsel. “Tangsel ini dasyat, jangan liat sekarang, liat puluhan tahun kedepan,” katanya. (irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!