Airin Sampaikan LPJ APBD 2018

Diterbitkan  Jumat, 14 / 06 / 2019 19:55 - Berita Ini Sudah :  138 Dilihat

PARIPURNA.
Walikota Tangsel
Airin Rachmi Diany
menyampaikan
Laporan
pertanggungjawaban
APBD 2018 pada
sidang paripurna
DPRD, Senin (13/6)

SETU – Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menyampaikan nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan APBD tahun 2018. Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD,  Kamis (13/6). Di Gedung DPRD Kota Tangsel, Setu.

Dalam penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2018 tersebut, Airin menyampaikan beberapa program terealisasikan dalam penggunaaan anggaran 2018 lalu. Anggaran tersebut sudah dari hasil audit oleh BPK RI.

Laporan tersebut wajib disampaikan. Ini sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Disebutkan, wajib dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui DPRD.

Beberapa poin yang tecatat dan dibacakan dalam paripurna tersebut, yaitu Laporan Realisasi Anggaran yang telah disesuaikan dengan standar akuntansi pemerintah yaitu BPK RI.

“Hari ini laporan keuangan dalam bentuk Raperda pertanggungjawaban, dimana ini semua hasil dari audit BPK RI akan kami sampaikan ke DPRD Tangsel,” katanya.

Dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Pemaparan ini didasarkan pada format sesuai dengan Standar Akutansi Pemerintahan sebagaimana yang diaudit oleh BPK-RI. Pendapatan daerah LRA dianggarkan sebesar Rp 3.1 triliun, dapat direalisasikan sebesar Rp 3.2 triliun.

Komponen pendapatan daerah tersebut berasal dari pertama, Pendapatan Asli Daerah yang dianggarkan sebesar Rp 1.4 triliun, terealisasi sebesar Rp 1.6 triliun. Kedua, pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp 1.5 triliun dapat direalisasikan sebesar Rp 1.5 triliun yang bersumber dari transfer Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten.

Airin juga melaporkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 3.6 triliun dapat terserap sebesar Rp 3.2 trliun. Realisasi belanja daerah yang berasal dari pengeluaran untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer digunakan untuk membiayai 106 program dan 1.327 kegiatan.

Rinciannya, pada tahun anggaran 2018 belanja operasi dianggarkan sebesar Rp2.4 triliun dapat terserap Rp 2.2 triliun Kemudian, Belanja modal dianggarkan sebesar Rp 1.2 triliun, dapat terserap sebesar Rp 1 triliun lebih.

Ketiga, belanja tidak terduga dianggarkan Rp 4.3 mliar, dapat terserap sebesar Rp 321 miliar Belanja transfer, yang dianggarkan sebagai belanja bantuan kepada partai politik sebesar Rp 1.9 miliar, dapat direalisasikan sebesar Rp 1.8 miliar.

Proyeksi defisit pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp522 miliar terealisasi sebagai defisit sebesar Rp 60 miliar. Defisit tersebut ditambah dengan pembiayaan netto berupa penerimaan pembiayaan yang berasal dari penggunaan SILPA sebesar Rp 544 miliar, dikurangi relalisasi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal Pemkot Tangsel kepada PT.Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) sebesar Rp 22 miliar, sehingga menghasilkan Silpa sebesar Rp 461 miliar.

“Dari nilai SILPA itu selanjutnya akan menjadi nilai Saldo di anggaran 2018 pada laporan perubahan saldo anggaran lebih,” ujar magister hukum Universitas Padjajaran ini.

Selanjutnya, Airin menyampaikan informasi keuangan yang disajikan dalam laporan operasional (LO) tahun anggaran 2018 menghasilkan surplus sebesar Rp 691 miliar. Jumlah tersebut diperoleh dari pendapatan daerah LO tahun anggaran 2018 sebesar Rp 3.3 triliun, dikurangin beban daerah sebesar Rp2.6 trilun dan dikurangi defisit kegiatan Non operasional sebesar Rp 2.6 trilun.

Kemudian Pendapatan Asli Daerah-LO sebesar Rp 1.7 triliun. Pendapatan Transfer-LO sebesar Rp 1.5 trilun. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah -LO sebesar Rp 131 miliar. Selanjutanya, Beban Operasi sebesar Rp 2.6 trilun Beban Transfer sebesar Rp 1.8 miliar.

“Hasil Laporan Audit BPK terhadap keuangan Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2018, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!