13 Terapis Panti Pijat Diangkut Satpol PP


Tiga Pasangan Lagi Bugil

Diterbitkan  Rabu, 26 / 06 / 2019 18:52 - Berita Ini Sudah :  254 Dilihat

 

RAZIA PANTI PIJAT: Sejumlah wanita di amankan petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kota Tangerang Selatan saat razia panti pijat di BSD, Selasa (25/6). Dalam razia tersebut puluhan wanita di amankan karena tidak bisa menunjukan kartu identitas serta di temukan sepasang pria dan wanita tanpa busana.

SERPONG UTARA. Kena deh! Panti pijat di Serpong, Kota Tangerang Selatan, digerebek Satpol PP. Selasa (25/6), langsung disegel. Panti pijat tersebut diduga melayani praktek prostitusi. Penyegelan dilakukan Satpol PP bukan tanpa alasan. Saat penggerebekan, kedapatan tiga pasangan tengah bugil.

Panti pijat itu, Cats Massage and Bar. Berada di ruko Golden Boulevard, BSD, Serpong. Sedianya, petugas mendatangi ruang kumpul para terapis di lantai 3 bangunan ruko. Kemudian, menyasar ke kamar-kamar tempat terapis berpraktik. Alhasil, ada tiga pasangan bugil. Juga, banyak kondom dan tisu di sejumlah tong sampah kamar.

Selanjutnya, 13 wanita terapis diamankan ke kantor Satpol PP Tangsel. Sedangkan rolling door Ruko panti pijat bercat coklat itupun dipasang tulisan “Disegel” ukuran besar warna kuning.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tangsel, Muksin Alfachri menegaskan, penggerebekan tempat prostitusi bermodus panti pijat dan bar itu, bermula dari laporan warga.

“Kami lakukan penyelidikan dan diamankan 13 wanita terapis dan 3 pasangan sedang berbuat mesum dalam keadaan bugil,” ungkapnya.

Para terapis yang dibawa Satpol PP Tangsel didampingi P2TP2A, untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Langsung kami data, kalau terbukti ada tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kami serahkan ke Kepolisian dan P2TP2A,” kata dia.

Ditegaskannya lagi, dari penggerebekan itu, ada sejumlah barang bukti berupa kondom, handphone dan tiga pasangan telanjang.

“Pelanggaran yang jelas itu, adanya tempat wisata dijadikan praktik prostitusi,” ungkap Muksin.

Saat digrebek, 13 terapis lainnya pun sudah berdandan menor dan mengenakan pakaian mini.Sebagian besar tubuhnya terlihat. “Ke-13 wanita ini pun diperiksa Satpol pp untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Tunasusila Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Hadiana mengungkapkan, ke-13 pekerja seks komersial yang terjaring langsung digelandang ke panti sosial.

Mereka bekerja di panti pijat plus di Ruko Golden Boulevard BSD, Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara.

“Dibawa ke panti rehabilitasi sosial Mulya Jaya di Pasar Rebo,” ungkapnya

Hadiana menerangkan, di panti rehabilitasi milik Kementerian Sosial RI itu akan diberikan pembinaan paling cepat selama dua bulan.

Selama berada di panti semuanya mendapatkan bimbingan mental, pelatihan kewirausahaan.

“Mereka ini korban dari kegiatan (prostitusi) ya. Dari sifat yang dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu,” terangnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!