18 Adegan Diperagakan Tersangka Pembunuh Wanita Muda di Legok

Diterbitkan  Kamis, 27 / 06 / 2019 20:57 - Berita Ini Sudah :  284 Dilihat

REKONSTRUKSI. Polres Tangerang Selatan menggelar rekonstruksi kasus kekerasan anak di bawah umur atau pembunuhan di Kampung Babad, Legok, Kamis (27/6).

LEGOK – Sebanyak 18 adegan diperagakan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada 21 Juni 2019 lalu di wilayah Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Rekonstruksi sendiri dilaksanakan di dua tempat yakni, Jalan Promoter (samping gedung Polres Tangerang Selatan) dan Kampung Babat RT 01/01 Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/6) pagi.

Dalam rekonstruksi tersebut tersangka JKR (18) telah merencanakan perbuatannya saat pada adegan 1 hingga adegan 6. Kemudian pembunuhannya terhadap korban FSL (17) dilakukan pada adegan 7 sampai 14. Sedangkan tindakan selesai melakukan pembunuhan pada adegan nomor 15 sampai nomor 18.

“Hasil outopsi menyatakan bahwa tulang penyusun tenggorokan terdapat retak dan berdasarkan rekonstruksi terungkap bahwa tersangka mencekik korban dengan cara menindihkan badannya,” ungkap AKP Alexander Yurikho, Kasatreskrim Polres Tangsel saat menerangkan fakta lama kondisi korban sebelum kegiatan rekonstruksi.

Kemudian, dijelaskan kembali bahwa dalam fakta baru yang berhasil didapat saat rekonstruksi kali ini, tersangka melakukan penghilangan nyawa korban dengan mencekik terlebih dahulu, kemudian keluar dari mobil  CRV hitam yang dipergunakan) lalu masuk kembali melalui arah korban saat duduk di sebelah kiri stir.

“Tersangka mengikatkan tali rafia di tangan dan kaki korban pada saat di TKP pembuangan jenazah,” ucapnya.

Imbuh Alex, selanjutnya tersangka berusaha meyakinkan korban telah meninggal dengan mengikatkan erat kain selendang milik korban ke leher korban (setelah mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rafia).

Tersangka rekontruksi tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur dan atau pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan atau  pasal 338 KUHPidana, diancam hukuman penjara seumur hidup.(dem)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!