Dexa Award Science Scholarship 2019


Jaring Generasi Muda di Bidang Inovasi Riset Kesehatan

Diterbitkan  Kamis, 27 / 06 / 2019 21:35 - Berita Ini Sudah :  225 Dilihat

PONDOK AREN – Dexa Group turut menggerakkan generasi muda Indonesia untuk mengembangkan inovasi riset khususnya di bidang kesehatan melalui Dexa Award Science Scholarship (DASS) 2019. Penyerahan penghargaan berlangsung pada Kamis (27/6), di Gedung Titan Center, Bintaro, Pondok Aren.

CEO Dexa Group Ferry Soetikno dalam sambutannya menjelaskan DASS adalah program beasiswa yang digagas atas ide mulia dari Founder Dexa Group  Rudy Soetikno. Semangat pengabdian dan kontribusinya di bidang kesehatan ingin ditularkan kepada para generasi penerusnya medukungan untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Sejalan dengan dedikasi perusahaan di bidang farmasi dan kesehatan, Dexa Group turut aktif mendorong inovasi riset untuk kemajuan Indonesia. Dexa Award Science Scholarship ini menjadi salah satu tools untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia lndonesia di bidang inovasi riset yang sejalan dengan core competencies yang Dexa Group miliki yakni resources management, innovation, strategic alliances, and change management, ” ujarnya.

Acara dihadiri Co-Founder Dexa Group Hetty Soetikno, CEO Dexa Group Ferry Soetikno, para dewan juri dan jajaran Direksi Dexa Group, para finalis, dan tamu undangan lainnya. Adapun para peraih beasiswa DASS 2019 adalah Yesiska K. Hartanti dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Rezki dari Universitas Diponegoro, dan Yayan D. Sutami dari Universitas Sebelas Maret.

Lanjut Ferry, pada pentingnya inovasi dan riset dalam mengembangkan dan menciptakan produk farmasi yang berkualitas. Melalui hal itu, perusahaan yang berdiri sejak 50 tahun lalu ini dapat bersaing di pasar domestik. Bahkan merambah hingga pasar global melalui produk-produk unggulan hasil riset dan inovasi anak bangsa.Hingga saat ini produk Dexa Group telah diekspor ke empat benua Afrika, Amerika, Asia, dan Eropa. lnovasl riset dan pegembangan Dexa Group di sektor farmasi, telah dilakukan di laboratorium Dexa Group oleh para peneliti lndonesia sejak perusahaan didirikan pada 1969.

“Sejumlah inovasi riset dan pengembangan tersebut di antaranya menjadi produsen obat generik pertama dari perusahaan farmasi swasta nasional, pengembangan teknologl metformin sustain release, penemuan obat-obatan alam asli Indonesia, memproduksi obat lnleksl bentuk lyophilized (powder) pertama di Indonesia, hingga memproduksi tablet cepat larut yakni obat yang meleleh perlahan jika diletakkan di bawah lidah karena pengaruh suhu badan,” tambah ia.

Ketua Panitia DASS 2019, Dr. Raymond Tjandrawinata menjelaskan, tingginya antusiasme peserta terlihat saat pelaksanaan Dexa Award Science Scholarship 2019, di mana ribuan pendaftar berasal dari 295 kabupaten/kota dan 349 kampus di seluruh lndonesia. Ini bagian dari bentuk dukungan Dexa Group terhadap pendidikan tinggi dikhususkan untuk lulusan apoteker dan telah berlangsung selama 10 tahun.

“Sejak 2018, bentuk dukungan Dexa Group terbuka lebih luas melalui Dexa Award Science Scholarship. Hingga saat ini Dexa Group telah memberikan dukungan pendidikan sedikitnya untuk 3.000 beasiswa mulai tingkat pendidikan dasar hingga jenjang S2,” tambah ia.

Dalam program beasiswa DASS, mahasiswa dapat mengajukan proposal penelitian dari beragam latar belakang keilmuan yang terkait dengan kesehatan, yang hasil akhirnya nanti dapat diaplikasikan untuk kesehatan masyarakat. Terhadap proposal yang diajukan dan terpilih sebagai pemenang, Dexa Group akan memberikan apresiasi beasiswa atau biaya riset hingga total Rp 1 miliar dan bebas memilih kampus 52 terakreditasl A di seluruh lndonesia.

“Rangkaian program beasiswa DASS 2019 dimulan dari pengumuman pendaftaran dan pengumpulan proposal yang berlangsung pada 1 Februari 2019 hingga 15 April 2019. Dari program Dexa Award Science Scholarship telah mampu menjaring 1.664 pendaftar selama 8 pekan batas waktu pengumpulan proposal ditutup.Ribuan pendaftar tersebut bersal dari 34 provinsi, 295 kabupaten/kota, dan 349 kampus di seluruh lndonesia,” tutupnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!