TKD dan BPD Kompak Serukan Persatuan

Diterbitkan  Jumat, 28 / 06 / 2019 20:44 - Berita Ini Sudah :  300 Dilihat

SERPONG – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memberikan putusan. Seluruh hakim MK menolak semua gugatan diajukan tim pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi.

Dengan keputusan tersebut, Jokowi-Ma’ruf Amin dikukuhkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2019-2024.

Setelah putusan MK ini, Pilpres masuki tahap akhir. Selanjutnya, diharapkan dapat menyudahi ketegangan antara kedua kubu yang berkontestasi selama Pilpres.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Kota Tangsel, Iwan Rahayu, menyebut putusan MK tersebut membuktikan apa yang dituduhkan kepada pasangan nomor urut 01 tidak benar.

“Kami semua bersyukur, akhirnya semua sudah selesai, dan semua tuduhan itu tidak benar. Dan dengan begini Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf Amin secara resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih,” ujarnya.

Meski puas dengan hasil MK, Iwan juga mengingatkan bahwa pesta demokrasi sudah usai. Lupakan semua ketegangan yang pernah terjadi selama masa Pilpres.

“Pilpres sudah selesai, mari kita semua bergandengan tangan untuk mengawal kemajuan dan pembangunan Indonesia, khususnya yang ada di Tangsel. Kita kembali kepada Sila ke 3 yaitu Persatuan Indonesia. Mari kita bersatu kembali bersama-sama kita bangun negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.

Iwan juga mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh partai pengusung dan relawan yang ada di Kota Tangsel. Juga, kepada masyarakat Kota Tangsel.

Tidak hanya dari TKD, ajakan untuk kembali bersatu pun diserukan oleh Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kota Tangsel. Untuk kembali bersatu usai Pilpres ini.

Meski secara garis besar BPD kecewa dengan apa yang telah diputuskan MK, pihaknya menghormati keputusan.

Wakil Ketua BPD Prabowo-Sandi Kota Tangsel, Yudi Budi Wibowo mengatakan, saat ini ialah bagaimana kembali bergotong royong untuk membangun Indonesia.

“Sejalan dengan pidato Pak Prabowo semalam, maka kami juga menghormati keputusan MK walaupun ada kekecewaan terhadap keputusan tersebut. Tapi, kompetisi ini sudah selesai, saatnya gotong royong kembali untuk membangun bangsa. Kita eratkan lagi persatuan kita,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!