Dispora Ajak Pemuda Tangsel Ikut Seleksi Program Pemuda Pelopor

Diterbitkan  Senin, 01 / 07 / 2019 20:59 - Berita Ini Sudah :  267 Dilihat

 CIPUTAT-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel mengajak para pemuda ikut seleksi Pemuda Pelopor. Seleksi akan dilakukan pada 10 Juli nanti  di Gedung 3 lantai 3A Balaikota  Tangsel, Maruga, Ciputat.

Kepala Dispora Tangsel, Wiwi Martawijaya menyampaikan,  ajakan kepada para pemuda Tangsel untuk ikut seleksi dalam program Pemuda Pelopor sebanyak-banyaknya mengingat kesempatan ini cukup bagus tentu harus dimanfaatkan. Namun demikian akan diseleksi sampai 30 orang pada tingkat Kota Tangsel.

“Mari para pemuda Tangsel ikut dalam seleksi Pemuda Pelopor. Rangkain ini telah lama dilakukan berupa sosialisasi dan pengumuman di koran. Tujuanya supaya para pemuda turut serta dalam seleksi ini yang digelar setiap tahunnya,” ajaknya.

Dengan melalui sosialiasi mendatangkan para pakar memberikan informasi apa itu tentang pemuda pelopor. Dirinya yakin di Tangsel memiliki segudang prestasi bagi para pemuda. Tentu kesempatan ini menjadi salah satu wadah, untuk mengulik kehebatan-kehebatan serta kelebihan-kelebihan pemuda di kota bermotto cerdas, modern dan religius.

“Maka dari itu, dengan semangat dan doa yang selalu dipanjatkan, semoga melalui Pemuda Pelopor ini perwakilan dari Kota Tangsel dapat maju ke tingkat nasional. Selain memang ini bergengsi, mereka tentunya memperoleh ilmu yang mungkin jika tidak ikut serta dalam kegiatan ini tidak dapat diperoleh. Itu sebetulnya esensi dari kegiatan Pemuda Pelopor,” tambah ia.

Bidang-bidang yang dibuka dalam Pemuda Pelopor yaitu pendidikan, bidang sosial budaya dan pariwisata, bidang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, bidang industri dan kesehatan,  pangan, bidang komunikasi dan informasi. Berbagai aspek bidang, bertujuan untuk menemukan pemuda-pemuda yang konsen dan mendalami pada masing-masing. Sehingga nantinya dapat dikembangkan lebih maju lagi.

Pendaftaran sendiri dibuka sejak 21 Juni hingga 9 Juli. Dengan persyaratan sebagai berikut, warga negara indonesia berusia 16-30 tahun. Membawa surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK. Belum pernah memperoleh penghargaan tingkat nasional. Tidak sedang mengikuti proses penilaian kepeloporan dan memiliki karya nyata di bindang kepeloporan serta tidak berstatus PNS atau karyawan BUMD.

“Bagi pemenang nanti mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan untuk lima orang pada tingkat kota masing-masing besarannya Rp 1 juta, pada tingkat provinsi dipilih untuk dua orang masing-masing Rp 1,5 juta dan tingkat nasional 1 orang dengan besaran Rp 2,5 juta,” jelasnya.

Selanjutnya dijelaskan tahapan akan dilakukan oleh tim survai guna melakukan penilai pada 20 Juli dan diumumkan lima hari berikutnya tepatnya yakni, 25 Juli. Tujuannya tim ke lapangan untuk melihat secara langsung betul atau tidak apa yang diajukan melalui proposal, baik yang perorangan atau berkelompok.

“Jadi betul-betul nyata apa yang dipaparkan dalam proposal dan yang ada di lapangan. Tim akan menanyakan dengan jelas berdasarkan paparan pengajuan oleh para peserta,” tambah ia. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!