Disdukcapil: Kita Tutup Sementara Pencetakan KTP-EL


Koordinasi Kebijakan Kependudukan di Pamulang

Diterbitkan  Kamis, 11 / 07 / 2019 20:47 - Berita Ini Sudah :  256 Dilihat

SOSIALISASI. Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil, Heru Sudarmanto memberikan informasi mengenai tertib administrasi dan penutupan pencetakan KTP-EL di Pamulang, Kemarin.

PAMULANG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kebijakan kependudukan yang digelar oleh Kecamatan Pamulang, Kamis (11/7).

Kegiatan tersebut merupakan program Kecamatan Pamulang dengan Disdukcapil sebagai narasumber. Peserta yang hadir pun melibatkan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) maupun PKK yang ada di wilayah Kecamatan Pamulang.

Kepala Bidang Pelayanan Pen­daftaran Kependudukan Disdukcapil Tangsel, Heru Sudarmanto  menjelaskan, sosialisasi ini mengenai kebijakan administrasi kependudukan dengan audiens  yakni RT, RW, PKK, dan Posyandu yang berhubungan langsung dengan masyarakat. “Kita menjelaskan mengenai tertib administrasi kependudukan sekaligus memberitahui mengenai penutupan pencetakan KTP-EL di Tangsel,”ungkapnya.

Dirinya menginformasikan mengenai ketersediaan blangko yang menipis. “Kita dapat sedikit dari Kementerian, seminggu hanya dapat 100 blangko, untuk itu kita tutup sementara termasuk di kecamatan, begitu pula dengan program bagi perekam pemula yang biasanya rekam, langsung cetak, ini pun untuk cetaknya diberhentikan terlebih dahulu, sampai kapannya kita masih menunggu kesiapan blangko dari Kementerian,”jelasnya.

“100 dibagi 7 kecamatn, Pamulang-Pondok Aren 20 blangko, Serpong Utara 10, Setu 5, Ciputat Timur, Ciputat, dan Serpong 15 blangko. Ini kami perintahkan hanya untuk pemohon pemula, atau yang baru berusia 17 tahun. Sementara pemohon pemutahiran data, pindah domisili, atau hilang kami perintahkan diberi Suket saja,” ucapnya.

Tidak hanya membahas mengenai penutupan pencetakan KTP-EL, namun Heru pun menjelaskan mengenai pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Kematian yang bisa dibuat di kelurahan.  “Terkait dengan proses KK sudah melalui teman-teman di kelurahan, mereka tidak perlu datang ke Disdukcapil, yang ke Disdukcapil hanya online, KK urgent sudah tidak bisa, semua proses di kelurahan, penyelesaiannya maksimal 7 hari kerja,”jelasnya.

Sementara untuk akta kelahiran, pendistribusian dilakukan oleh pegawai kelurahan, penyetoran berkas dan pelaporan melalui kelurahan. Begitu pula dengan akta kematian, jika masyarakat membuat paket yakni KK, Akta Kelahiran sekaligus Kematian, prosesnya 14 hari kerja, namun untuk perbaikan KK hanya 7 hari kerja.(irm)

Komentar Anda

comments