Sopir Taksi Online Protes Peraturan Menteri 118

Diterbitkan  Kamis, 11 / 07 / 2019 19:38 - Berita Ini Sudah :  238 Dilihat

 

PONDOK AREN- Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan aturan baru mengenai transportasi online. Di dalamnya, termasuk taksi online. Aturan tersebut ialah Peraturan Menteri (PM) 118. Tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Akan ada pembatasan kuota taksi online, salah satunya dalam PM 118. Kuota ini akan ditetapkan oleh Menteri atau Gubernur setelah dilakukan kajian dengan pemangku kepentingan.

Peraturan itu kemudian dimasukan dalam lembaran hukum negara atau diundangkan. Seluruh sopir taksi online harus mentaati aturan tersebut.

Merespon terbitnya aturan itu, puluhan pengemudi taksi online wilayah Tangsel memprotes. Dengan menamai dirinya Bintari Bersatu (Bibers), mereka menolak PM 118.

“Kami pada intinya menolak PM tersebut, ini memberatkan kami pengemudi taksi online, karena pembatasan kuota itu jelas sangat membuat kami terbatas mencari penumpang,” ujar Koordinator Pengemudi Taksi Online Tangerang Selatan, Rizal Lazuardy, Rabu (10/7).

Atas dasar itulah, puluhan pengemudi taksi online berkumpul di Lapangan Mandar, Pondok Aren. Untuk menyuarakan keberatannya atas Peraturan Menteri 118 di Jakarta.

Dalam kegiatan itu, seluruh sopir yang berkumpul, menyampaikan keterangan persnya terhadap beberapa awak media yang hadir.

Rizal justru berharap, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro dengan rakyat. “Saat ini usaha taksi online yang berjalan mandiri, mampu memenuhi ekonomi keluarga dan pekerjaan baru bagi masyarakat. Adanya, PM 118 jelas memberatkan, kami ini berdiri sendiri, kalau mengikuti aturan itu berat sekali. Pemerintah juga tolong buat kebijakan yang berpihak ke kami,” jelasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!