Gravity Karang Taruna Buaran Sambut Kemerdekaan

Diterbitkan  Senin, 29 / 07 / 2019 19:10 - Berita Ini Sudah :  178 Dilihat

 

SERPONG- Karang Taruna Kelurahan Buaran, Serpong mulai bersiap meriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Mereka mulai membuat gravity di dinding warga. Terletak di RT 001/01. Temanya tentang kemerdekaan dengan corak merah putih.

Ketua Karang Karang Taruna Kelurahan Buaran, Tony Gunawan menuturkan, beberapa hari ke depan bulan Agustus. Pada bulan itu tepatnya pada 17, Indonesia merdeka di tahun 1945. Tahun 2019 ini, usia Indonesia genap ke-74 tahun. Tentu usia yang cukup matang dan dewasa agar benar-benar kemerdekaan ini dapat dirasakan oleh lapisan masyarakat.

“Kami cinta tanah air, tentu setiap jelang peringatan hari kemerdekaan kami melakukan banyak hal. Salah satunya yang saat ini kami lakukan membuat mural berukuran dengan panjang lima belas meter dan tinggi sekitar empat meter. Agar terlihat meriah dan lebih hidup menyambut perayaan HUT RI yang ke 74 tahun,” katanya.

Para pemuda dalam menggarap Painting On The Spot dilakukan pada Sabtu (27/7) malam. Mulai pukul 21.00 WIB. Turut dihadiri oleh Ketua RT 001, Jupri dan warga lingkungan sekitar. Mereka memiliki semangat yang sama memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia.

Bukan saja masyarakat sekitar, beberapa anggota Dewan Kesenian Tangsel dan Banten pun turut memeriahkan Painting On The Spot ini. Misalnya, Agus Grave dari Dewan Kesenian Banten menyamapikan dirinya cukup tertarik dengan semangat kawan-kawan dari Karang Taruna Buaran ini. Diharapkan kreativitas pemuda yang lain juga sama agar aura kemerdekaan menguat. Dapat dirasakan oleh masyarakat sejak jauh-jauh hari.

“Saya sangat tertarik dengan aksi sosial seperti ini, karena gravity ini melukis dan menulis di atas permukaan tembok dengan tema HUT RI ke-74. Lebih menariknya adalah lukisan gravity yang indah itu dikerjakan oleh beberapa pemuda dan ini wah banget menurut saya, karena yang bergerak ini para pemuda,” ujar Agus.

Nuansa kemerdekaan harus menggaung dan semeriah mungkin. pemuda harus didorong oleh para orangatua supaya mau berkreasi dalam memeriahkan kemerdekaan. Perjuangan para pendahulu berat, berkorban dengan nyawa. Artinya dengan tibanya peringatan hari kemerdekaan, harus dimaknai secara luas. Selain memang lebih utama adalah doa, tapi perlu juga dilakukan soal kemeriahan.

“Sehingga anak-anak yang masih kecil bisa merasakan kegembiraan dan mereka menjadi tahu bahwa tujuh belas agustus itu hari kemerdekaan negara sendiri. Inilah pentingnya semangat anak-anak muda untuk berkreasi. Jangan mengandalkan orangtua, karena mereka sudah sibuk dengan kegiatan sehari-hari. Anak mudalah yang menjadi motor penggerak di lingkungan,” pesannya. (din)

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!