Ruilslag Tol Atas Musola Bambu Apus Tahap Penyelesaian

Diterbitkan  Senin, 29 / 07 / 2019 19:11 - Berita Ini Sudah :  175 Dilihat

PAMULANG-Pihak pengadaan lahan tol Serpong-Cinere bisa bernafas lega. Akhirnya, persoalan wakaf di bilangan Bambu Apus Pamulang bisa dirampungkan. Itu diketahui, Jumat (26/7), seusai menggelar rapat bersama dengan Kementerian Agama membahas ruilslag  Musola Sabilul Muttaqin RT 04/07.

Staf Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Tol Serpong-Cinere, Bagian bagian wakaf, Fuji Leksono menjelaskan, demikian setelah merencanakan selama tiga bulan. Persoalan ruilslag tanah wakaf Musola Sabilul Muttaqin akhirnya berhasil diselesaikan.

“Memang sebelumnya sudah mau dibayarkan, hanya saja ada warga yang meminta harganya tinggi sementara tidak masuk sesuai dengan harga di tim pengadaan lahan. Akhirnya kami menyerahkan ke Kemenag Tangsel dan beres,” katanya.

Beberapa kali  mencari lahan kosong cukup sulit di sekitar titik awal musola. Bahkan sampai tiga kali mendapatkan lahan yang ada berdiri rumahnya. Akhirnya tetap berusaha mencari lahan yang kosong dan dapat. Bahkan posisinya lebih strategis dan bagus. Berbentuk kotak. Berjarak sekitar 500 meter dari titik awal.  Pihak Waskita selaku kontraktor akan membangun setelah dibayarkan.

“Prosesnya biasanya cepat jika semua sudah selesai surat dan lain sebagainya. Paling minggu kedua akan dibayarkan demikian pihak kontraktor akan segera membangun sesuai dengan kondisi bangunan sebelumnya sampai nanti serah terima kunci kepada pengurus musola. Barang-barang yang masih berfungsi dapat dipisahkan untuk digunakan kembali di bangunan yang baru,” jelas Fuji.

Proses pengadaan lahan wakaf dikatakan sudah selesai, di tol Serpong Cinere. Dengan target tahun ini selesai. Termasuk, soal pemindahan makam wakaf dipastikan rampung. Meski ada beberapa saja yang butuh serah terima setelah prosesnya selesai semua.

“Lahan wakaf sudah selesai semua tidak ada lagi dan memang sudah ditarget tahun ini harus rampung. Adapun soal kontruksi pembangunan tol, bisa ditanyakan langsung ke Waskita,” sarannya.

Sementara itu saat rapat dihadiri oleh Asisten III Pemkot Tangsel, Tedy Meiyadi, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Tangsel, Moh. Yamin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong Cinere, selain Fuji juga ada Budi, serta Nadzir Wakaf Musholla Sabilul Muttaqin Bambu Apus Pamulang Tangsel, Jauhari serta Husni Rahim. Kepala KUA kecamatan Pamulang, Afkar Bakarudin dan lainnya hadir.

Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rojak bertindak sebagai pimpinan rapat menjelaskan, rapat tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Nadzir Wakaf Musola Sabilul Muttaqin yang mengusulkan lokasi baru untuk tanah pengganti wakaf yang terkena jalan Tol Serpong-Cinere.

“Usulan lokasi ini untuk pengganti tanah wakaf yang mana penganti baik lahan dan bangunan musola. Mudah-mudahan lancar dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan prosesnya. Kalau bisa dan diusahakan memang namanya penggantian tanah wakaf harus yang lebih baik dari sebelumnya, lebih luas dan lain-lain, termasuk bangunannya dan sebagainya. Jangan malah berkurang. Semoga prosesnya terus berjalan dengan cepat dan lancar tanpa ada hambatan,” ujar ustadz yang juga Sekretaris MUI Tangsel ini. (din)

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!