Kabel Menjuntai di Pinggir Jalan Siliwangi Telah Dirapihkan

Diterbitkan  Kamis, 01 / 08 / 2019 21:50 - Berita Ini Sudah :  219 Dilihat

 

Kabel. Sebelumnya juluran kabel menjuntai di dekat Bunderan Pamulang tepi Jalan Siliwangi membuat semrawut. Kondisi ini memicu warga melakukan demo pada pertengahan Juli lalu. Namun kini sudah dirapihkan. SUDIN ANTORO/TANGSEL POS

PAMULANG-Kabel menjuntai di dekat Bundaran Pamulang pinggir Jalan Siliwangi, Kelurahan Pamulang Barat, beberapa waktu lalu didemo warga. Namun  kini sudah dirapihkan.

Mencuatnya aksi demo dengan menjemur pakaian di kabel tersebut sebagai bentuk protes kepada pihak yang bertanggung jawab atas kondisi kabel menjuntai ke bawah ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, semula terlihat cukup semrawut namun kini sudah bersih dan rapih karena telah dibereskan.

Beberapa hari yang lalu, Unit Public Relations Telkom Regional II Jakarta, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Sarah Zaniar merespon dengan mengirimkan link berita ke email Tangsel Pos. “Berikut kami lampirkan klarifikasi dari Telkom terkait pemberitaan “Warga Jemur Baju di Kabel Pinggiran jalan Siliwangi,” tulisnya dalam email. Setelah dicek ke lokasi, perusahaan itu mengklaim itu bukan kabel miliknya.

Menanggapi hal itu, Lurah Pamulang Barat, Supriyadi menyampaikan semestinya agar pihak-pihak pemilik kabel bisa merapihkan. Ia pun menegaskan kondisi kabel menjuntai yang ada di dekat bunderan tentu menganggu keindahan serta kenyamanan, namun jika saat ini  telah dibereskan dirinya mengapresiasi karena ada respon yang cepat.

“Betul beberapa waktu lalu ada yang aksi di dekat bunderan soal kabel. Karena waktu itu cukup semrawut. Tapi jika sekarang sudah dibereskan kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Ia berpendapat bukan di dekat Bundaran Pamulang saja tapi ada di Jalan Setiabudi dan Jalan Surya Kencana. Kondisinya hampir sama di beberapa titik  menjuntai ke bawah. Ia berharap agar segera dirapihkan karena menganggu aktivitas masyarakat.

“Jika melintas Jalan Setiabudi dan Surya Kencana ada kabel yang kondisinya sama ke bawah. Kami berharap yang memiliki kewenangan soal kabel ini dapat bertindak cepat. Terkadang kami ingin melaporkan kondisi yang ada tapi harus kemana,” ujarnya.

Tentunya alangkah indahnya dan jauh lebih aman pola instalasi jaringan kabel, baik itu telekomunikasi yang menggunakan kabel, ataupun instalasi listrik serta jaringan internet yang ada perlu menggunakan konsep tanam. Menimbang kondisi  Tangsel sebagai  kota modern dan tumbuh pesat dengan  jumlah penduduk terus bertambah, perlu didukung oleh pihak-pihak lain agar tetap terpelihara.

“Seperti di luar negeri jaringan kabel di bawah sehingga lebih aman dan bersih. Andai saja di Tangsel demikian pasti lebih indah jalan-jalan yang ada,” mimpinya.

Sebelumnya Koordinator Advokasi dan Investigasi Tangerang Public Transparancy Wath (TRUTH), Jupri menuturkan aksinya itu dilatarbelakangi kegerahan setelah melihat cukup lama. Kabel-kabel Telkom tidak diperhatikan. Ini membahayakan pengguna jalan. Semestinya akses Jalan Provinsi perlu komunikasi dengan Pemkot Tangsel serta Telkom.

“Makanya kami melakukan aksi untuk memprotes kabel yang tidak diperbaiki. Semestinya kondisi ini diperhatikan lebih serius dan cepat diperbaiki agar tidak menganggu kenyamanan serta estetika,” katanya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!