14 Pak Ogah Ditangkap Gegara Rusak Mobil Boks

Diterbitkan  Senin, 05 / 08 / 2019 18:48 - Berita Ini Sudah :  130 Dilihat

SERPONG-Sebanyak 14 orang ‘Pak Ogah’ ditangkap polisi. Pak Ogah, sebutan orang yang mengatur Lalulintas dadakan, ditangkap lantaran merusak mobil boks. Terjadi di U-Turn Stasiun Rawa Buntu, Serpong.

Sedangkan mobil boks yang dirusak hendak memutar arah di U-Turn tersebut.

Para pelaku dengan sengaja merusak mobil boks , Sabtu (3/8). Sang sopir ketika mobilnya di rusak pun langsung melapor ke pos polisi di persimpangan German Centre.

Mendapatkan laporan itu, petugas sedang bertugas pun langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

Hasilnya, sebanyak 14 Pak Ogah yang diduga terlibat dalam perusakan diamankan ke Mako Polresta Tangsel. Tentu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa bermula saat mobil boks dengan nomor polisi B 9591 CS  melintas di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong.

Sesampainya di U-Turn Stasiun Rawa Buntu, sekitar pukul 17.00 WIB, mobil yang dikendarai oleh Suis Waruji, warga Kebon Pedes, Bogor itu tiba-tiba dirusak oleh gerombolan pemuda  ‘Pak Ogah’.

“Korban melapor bahwa kendaraanya telah dirusak sejumlah orang ke Pos Lalu Lintas di German Center BSD,” terang Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin.

Tak mau berlama-lama. Personel Satlantas yang mendapat laporan langsung bergerak cepat mengejar para pelaku. Mereka masih berada di sekitar lokasi.

Sebanyak 14 orang yang diduga melakukan aksi pengerusakan diamankan. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan.

“Ke-14 orang tersebut langsung kita bawa ke Mapolres beserta truk yang dirusak sebagai barang bukti,” terang perwira polisi yang pernah bertugas sebagai Komandan Upacara HUT RI di Istana Negara ini.

Polisi pun masih terus melakukan pemeriksaan terhadap ke-14 ‘Pak Ogah’. Untuk mengetahui motif melakukan pengerusakan.

“Sedang diperiksa. Dugaannya aksi premanisme, karena sopir tidak terima diperlakukan ala preman. Akhirnya para pelaku pun melakukan perusakan terhadap kendaraan yang dibawanya itu,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!