Dilarang Kunjungan Kerja, Isi Kekosongan Sebelum Periode 2019-2024 Dilantik


Masa Jabatan DPRD Habis

Diterbitkan  Rabu, 07 / 08 / 2019 19:15 - Berita Ini Sudah :  227 Dilihat

 

SETU- Terhitung hari ini, Rabu (7/8). Pimpinan dan Anggota Periode 2014-2019 sudah habis masa jabatannya. Sedangkan pelantikan DPRD periode 2019-2024 belum bisa dilaksanakan. Dikarenakan masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara untuk mengisi keksosongan sampai pelantikan, dewan periode lama akan tetap bekerja. Meski hak keuangannya dicabut. Juga, tidak diperbolehkan melakukan kunjungan kerja.

Diperkirakan, DPRD periode 2019-2024 dilantik pada awal September. Selama Agustus ini akan diisi oleh dewan periode lama.

Saat ditanya mengenai status dewan tersebut, Sekretaris DPRD Kota Tangsel, Chaerul Saleh, mengatakan, seluruhnya tetap bekerja sampai dewan periode baru dilantik. Namun selama sebulan ini, dewan periode lama ini tidak diperbolehkan melakukan kegiatan kunjugan kerja. Atau lebih tepatnya untuk hak keuangannya seperti keuangan perjalanan dinas dan lainnya tidak dimiliki lagi.

“Mereka ini kan berdasarkan Surat Keputusan (SK) lima tahun yang lalu dilantik pada 7 Agustus, dan besok sudah 7 Agustus. Hitungan periode memang sudah lima tahun. Tapi karena tidak boleh ada kekosongan, maka kami itu nantinya hanya memfasilitasi jika sedang rapat-rapat di gedung (Gedung DPRD) ini saja selama mengisi kekosongan. Tapi kalau kunjungan kerja tidak bisa lagi,” jelas pria yang pernah menjabat Kasatpol PP Kota Tangsel ini.

Ditanya lebih lanjut mengenai edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagari) terkait status dewan periode lama yang mengisi kekosongan tersebut, Chaerul Saleh menjawab, sampai saat ini belum ada surat edaran baru. Namun dari konsultasi sebelumnya, dewan tetap bekerja sampai ada pelantikan.

“Belum, kalau itu (surat edaran Mendagri) kita belum terima. Kami juga masih menunggu surat edaran yang baru ini terkait keputusan hukumnya seperti apa,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Tangsel Moch Ramlie mengakui memang tidak diperbolehkan untuk melakuan kegiatan kunjungan kerja. Selain itu, belum ada informasi lebih lanjut terkait hak keuangan dewan selama mengisi kekosongan tersebut.

“Kalau untuk keuangan itu dan semacamnya kita memang masih menunggu edaran baru dari Mendageri. Tapi yang pasti kami kan diangkat sumpahnya itu mulai dari dilantik sampai nanti ada pelantikan yang baru. Jadi kami akan tetap bekerja sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Disinggung nantinya banyak dewan tidak akan hadiri rapat-rapat pembahasan selama Agustus ini, Ramlie pun pasrah. Hal tersebut diserahkan ke individu masing-masing dewan.

“Kalau nanti dampaknya ada yang tidak masuk atau bagaimana, karena mengisi kekosongan ini, itu kan tergantung masing-masing. Dan teman-teman juga kan ada pula yang punya kesibukan atau lainnya. Yang pasti kita tetap komitmen lah,” terang pria yang tersohor disapa Lurah Abie ini.

Disebutkan Ramlie, selama Agustus masih ada banyak agenda DPRD Kota Tangsel. Salah satunya pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019 dan pengesahan bersama 10 Perda yang telah dievaluasi Gubernur.

Sedangkan untuk pembahasan, masih bisa dikerjakan dan dilaksanakan oleh seluruh dewan periode lama pada selama mengisi kekosongan ini. “Karena kan itu bukan kunjungan ke luar daerah yang harus mengeluarkan biaya, rapat paripurna kan di gedung ini juga, jadi akan tetap bisa dilakukan pembahasan sambil menunggu dewan baru dilantik,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments