Dinkes Adakan Sosialisasi Sinkronisasi Pcare BPJS dengan Simpus

Diterbitkan  Kamis, 08 / 08 / 2019 20:54 - Berita Ini Sudah :  161 Dilihat

 

CIPUTAT-Pegawai Puskesmas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diajarkan cara sinkronisasi Primary Care atau Pcare. Ini merupakan sistem informasi pelayanan pasien yang ditujukan untuk pasien berstatus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) yang dimiliki Puskesmas yang ada di Tangsel.

Sosialisasi cara sinkronisasi program aplikasi ini dibuka langsung Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kamis (8/8) di Gedung 3 lantai 3A Balaikota Tangsel, Ciputat.

Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Rukmini menjelaskan, kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta dari petugas Puskesmas yang ada di Tangsel. Mereka diajarkan cara sinkronisasi aplikasi Simpus dan Pcare BPJS. “Dalam kegiatan ini Dinas Kesehatan Kota Tangsel mengundang Diskominfo Tangsel terkait jaringan internet, dimana aplikasi yang sudah ada ini bisa digunakan,” ungkapnya.

Simpus ini merupakan aplikasi di bidang kesehatan yang dimiliki Pemerintah Kota Tangsel untuk pelayanan Puskesmas yang ada di Tangsel. Melalui aplikasi Simpus seluruh Puskesmas di Tangsel menjadi satu kesatuan dan dapat mengetahui rekam medis pasien dimanapun dan kapan pun. “Masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan di seluruh Kota Tangsel di Puskesmas terdekat dengan posisi mereka dan rekam medis pasien yang sudah saling terintegrasi pada seluruh Puskesmas,”jelasnya.

Dengan menggunakan teknologi web service ini maka data yang diinputkan pada Simpus juga akan otomatis terinput di basis data Pcare sehingga petugas Puskesmas tidak perlu lagi melakukan double entry untuk data pasien BPJS. “Sinkronisasi ini sangat penting dilakukan agar tidak double data,”katanya.

Sementara, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan, sistem informasi management ini mempermudah Puskesmas dalam melayani pasien yang ada. Dengan adanya sistem baru ini dirinya berharap sumber daya manusia (SDM) nya ditingkatkan, karena sebagusnya aplikasi atau sistem, kalau orangnya tidak bisa beradaptasi, tidak ada gunanya sistem ini. “Saya meminta kepada teman-teman ini, management pemerintah itu harus lebih cepat dan tepat dari biasanya, oleh karena itu saya berharap sinkronisasi ini bisa berjalan dengan baik. Jangan berpikir yang sulitnya, berpikirlah yang mudahnya. Kadang kita merasa sulit karena kita tidak biasa menggunakan system ini.”ujarnya.

Bahkan dirinya meminta agar peserta ini menjadi pionir untuk kegiatan ini. Dengan sistem baru ini harus lebih baik. “Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluh, baik dalam pelayanan maupun lainnya, dikarenakan masih ada laporan petugas puskesmas yang tidak ramah dan tersenyum. Bahkan lama pelayanannya. Tolong deh jika seperti itu berikan pelayanan yang baik untuk masyarakat Tangsel,”singkatnya.(irm)

 

SOSIALISASI. Wakil Walikota buka sosialisasi sinkronisasi Prace BPJS dengan Simpus bertempat di Gedung 3,lantai 3A, Balaikota Tangsel, Kamis (8/8).

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!