Pertamina Tambah 25 Persen dari Pasokan Bulanan


Elpiji 3 Kg Jelang Idul Adha Aman

Diterbitkan  Jumat, 09 / 08 / 2019 19:20 - Berita Ini Sudah :  189 Dilihat

CIPUTAT- Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie memastikan persediaan gas elpiji jelang Idul Adha di Kota Tangsel aman. Demikian dipastikannya selepas memimpin sosialisasi kebijakan pengawasan distribusi gas bersubsidi. Acara sosialisasi digelar di Gedung 3, Lantai 3A, Balaikota Tangsel, Jl Maruga Raya, Serua, Ciputat, Kamis (8/8).

“Alhamdulillah, jelang Idul Adha, pasokan gas elpiji 3 kilogram di Tangsel aman, dikarenakan pertamina menambah pasokan mereka sebanyak 25 persen dari jumlah biasanya,” ungkap Bang Ben, sapaan akrabnya.

Untuk mengantisipasi pendistribusian atau penggunaan gas bersubsidi ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel melakukan sosialisasi pengawasan. Sosialisasi menyasar masyarakat, pelaku usaha dan sebagainya. Agar gas bersubsidi benar-benar dibeli oleh masyarakat kurang mampu. Bukan digunakan masyarakat dengan kategori ekonominya mampu.

Seperti dilakukan Disperindag. Pihaknya sosialisasi kepada pelaku UKM, pemilik restoran yang ada di Tangsel gunanya memberitahukan agar para pelaku usaha yang makro beralih ke gas non subsidi.

Bang Ben mengungkapkan, para pelaku ekonomi di Tangsel relatif mampu untuk membeli gas diatas 3 kilogram, yakni 5.5 kg, 12 kg, dan sebagainya. Sedangkan untuk gas 3 Kg diberikan pemerintah untuk segementasi masyarakat sesuai dengan kondisinya. Yakni kategori miskin. Di Tangsel, kategori miskin di angka 1.6 persen. Untuk itu dalam penjualan atau pemakaian gas 3 Kg dilarang untuk warga yang mampu.

Pemerintah Kota Tangsel melalui Disperindag bekerjasama dengan Hiswana Migas Kota Tangsel melakukan pengawasan ketat dalam pendistribusian. Dengan sistem monitoring di agen maupun distributor. Pengawasan tersebut akan mengantisipasi penyelewengan penjualan gas elpiji 3 Kg.

“Saya pun meminta Disperindag untuk memantau titik-titik pangkalan resmi dan terus melakukan sosialisasi seperti hari ini (Kamis-red) mengenai kebijakan pengawasan dengan target saat ini pemilik restoran dan pelaku UKM yang ada di Tangsel,” kata mantan kepala Bappeda Kabupaten Tangerang ini.

Ia pun mengungkapkan Pemkot akan mengintervensi gas 3 Kg untuk pelaku usaha seperti gorengan. “Mereka yang perlu kita dukung, karena mereka membuka usaha mandiri, menciptakan pekerjaan bukan mencari pekerjaan. Inilah yang kita intervensi dengan gas tersebut. Untuk yang skala besar, Pemkot mengimbau untuk menggunakan gas yang tidak bersubsidi,” ujarnya.

Kepala Disperindag Kota Tangsel Maya Mardiana, menjelaskan, sosialisasi diberikan kepada restoran atau warung makan yang mengkonsumsi elpiji 3 Kg. “Kita sampaikan kepada para pelaku usaha rumah makan skala besar, kalau elpiji 3 kilogram ini untuk masyarakat yang kurang mampu. Kita sampaikan itu agar pelaku usaha makro tidak lagi menggunakan tabung 3 Kg,” jelas wanita bergelar dokter ini.

Dalam sosialisasi ini, pihaknya bekerjasama dengan Hiswana Migas Tangsel. Sosialisasi produk baru lainnya seperti tabung 5.5 Kg, tabung 12 Kg dan 50 Kg. Tidak hanya memberikan sosialisasi produk baru kepada pelaku usaha, pihaknya juga memberitahu mengenai keamanan dalam penggunaan gas tersebut. Pihaknya pun mengshare no telp Pertamina ketika terjadi ganguan dengan gas yang digunakan. “Para pelaku usaha ini bisa menghubungi nomor ganguan yang kita berikan ketika gasnya bermasalah,” ujar birokrat yang pernah menjabat direktur umum RSUD Tangsel ini .

Sedangkan terkait kuota, tahun ini disediakan sebesar 17.434.667 tabung gas 3 Kg dan tersebar di 27 agen elpiji serta 583 pangkalan resmi di Tangsel. “Alhamdulilah untuk Idul Adha, 17 Agustus dan seterusnya stok untuk gas 3 kg aman, dikarenakan pertamina menambah 25 persen di hari besar keagamaan,” ungkapnya.

Penambahan ini diberikan tanggal 9 hingga 10 Agustus. “Rata-rata penyaluran gas subsidi di Agustus ini sebesar 56.400 tabung per hari atau 169 ton/ hari, per 9-10 Agustus ini persediaan ditambah 25 persen yakni sebanyak 14.100 tabung atau 42 ton penambahannya, sehingga pasokan di hari libur untuk tabung bersubsidi di Tangsel aman,” singkatnya. (irm)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!