Nur Asia dan Nur Azizah Perang Spanduk

Diterbitkan  Jumat, 09 / 08 / 2019 19:20 - Berita Ini Sudah :  218 Dilihat

SERPONG- Pilkada Kota Tangsel 2020 dipredikasi akan ramai. Banyak tokoh sudah turun untuk menarik perhatian masyarakat. Mereka mensosialisasikan dirinya sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Tangsel. Masyarakat pun nantinya memiliki banyak pilihan.

Kini ramai menjadi perbincangan ialah dua nama yang memiliki hubungan dengan tokoh nasional pada Pilpres lalu. Yaitu Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin, dan Nur Asia Uno, istri Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2019, Sandiaga Salahudin Uno.

Bahkan kedua nama ini sudah mulai perang spanduk. Di titik-titik strategis Kota Tangsel, banyak ditemui spanduk keduanya. Menjelang Idul Adha, tak luput menjadi momen memunculkan diri lewat spanduk. Ucapan Selamat Idul Adha di masing-masing spanduk kedua perempuan tersebut.

Dari Pantauan Tangsel Pos, di Jalan Raya Serpong-Puspitek spanduk milik Nur Asia Uno sepertinya masih malu-malu untuk menunjukan diri untuk serius maju di Pilkada Kota Tangsel. Dalam spanduk Nur Asia Uno hanya bertuliskan ucapan Idul Adha, tanpa memberikan tagline atau slogan apa pun. Juga, di bagian gambar wajahnya hanya bertuliskan namanya. Tanpa mencantumkan lembaga apa pun.

Sementara Spanduk milik SitiNur Azizah, terlihat lebih berani. Dirinya dituliskan benar-benar siap maju di Pilkada Kota Tangsel. Dalam spanduk berukuran 3 meter kali 1 meter, spanduk Siti Nur Azizah dengan ucapan Selamat Idul Adha dan juga membubuhkan slogan “Tangsel Lebih Maju”.

Pada gambarnya berlatar belakang warna biru, Nur Azizah menambahkan nama ayahnya menjadi Siti Nur Azizah Ma’ruf. Hal itu seperti menunjukan bahwa dirinya adalah putri Wakil Presiden terpilih yang siap maju di Pilkada Kota Tangsel.

Menanggapi fenomena pertarungan lewat udara dua perempuan itu, Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menjelaskan, perang spanduk sebagai cara balon bersosialisasi untuk terus meningkatkan popularitas mereka menjelang pendaftaran nanti.

“Ini menunjukan keseriusan, mereka sedang bentuk sosialiasi melalui memasang spanduk itu, yang disebut perang udara,” ujarnya.

Adi mengatakan, jika nanti kedua tokoh tersebut benar-benar maju, maka konstelasi politik cukup tinggi. Mengingat kedua tokoh tersebut memiliki hubungan dengan dua Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019.

“Sementara meski pun Pilpres sudah usai, namun hawanya tetap terasa. Jika kedua tokoh ini maju, maka bisa saja aroma Pilpres kemarin akan terjadi lagi di Pilkada Kota Tangsel. Tentunya ini menjadi keuntungan bagi masyarakat, karena semakin banyak pilihan alternatif,” ujarnya.

Adi pun mengatakan, memang saat ini kedua tokoh perempuan tersebut tengah menjadi perbincangan. Terutama, bertanya-tanya benarkan keduanya ini akan maju di Pilkada Kota Tangsel? “Di kalangan kami pun cukup ramai dibacarkaan, tapi kan pertanyaannya benar tidak mereka ini serius maju di Pilkada Tangsel. Terutama, Nur Asia Uno karena belum ada pernyatan resmi dari dirinya,” tuturnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan, kedua tokoh tersebut pun tidak cukup hanya sekedar mengandalkan perang udara lewat spanduk saja untuk menarik simpati masyarakat. Namun juga harus terjun langsung ke masyarakat dan kenalkan visi serta misinya.

“Tetapi mereka tetap harus turun ke masyarakat, perkenalkan diri dan paparkan programnya untuk Tangsel ini. Agar masyarakat pun tahu apa saja ide-ide yang mereka tawarkan. Tidak cukup hanya mengandalkan perang udara saja,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!