Solat Ied di Balaikota Bersama Putra dan Putrinya


Airin Serukan Semangat Berkurban

Diterbitkan  Senin, 12 / 08 / 2019 19:14 - Berita Ini Sudah :  225 Dilihat

AIRIN KURBAN SAPI: Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di dampingi Putra dan Putrinya Ghifari Al Chusaeri Wardana dan Ghefira Marhamah Wardana serta didampingi Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Iriawan menyerahkan Seekor Sapi kepada pengurus Masjid, usai melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 Hijirah di Balaikota Tangerang Selatan, Maruga, Ciputat, Minggu (11/8).

CIPUTAT. Gema takbir Idul Adha 1440 H berkumandang, Minggu (11/8). Di antaranya di Halaman Balaikota Tangerang Selatan (Tangsel), Jalan Raya Maruga, Ciputat, Kota Tangsel.

Masyarakat sekitar Balaikota berbondong-bondong untuk menunaikan solat idul adha bersama dengan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Seluruh pejabat Pemerintah Kota Tangsel mengikuti solat Ied di Titik Nol Km Kota Tangsel ini.

Airin yang tampak mengenakan baju muslim warna cream motif bunga polkadot kerudung orange tiba di lokasi didampingi putranya, Tubagus Ghifari Al Chusaeri Wardana dan putrinya, Ratu Ghefira Marhamah Wardana. Tiba pukul 06.30 WIB.

Takbir terus berkumandang. Jamaah semakin banyak. Selanjutnya, Airin memberikan kata sambutan.

“Jika pada hari ini kita masih diberikan kesempatan untuk dapat merayakan hari raya Idul Adha. Tentunya,Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan Idul Adha bukan tanpa alasan. Jika kita renungkan, Hari Raya Idul Adha memiliki kandungan spirit dan hikmah yang sangat dalam, yang akan memberikan kemaslahatan jika kita aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, tidak terkecuali dalam konteks kehidupan masyarakat di Kota Tangsel,” jelas Airin.

Lulusan magister hukum Unpad ini mengajak kepada semuanya untuk sama-sama mendalami dan menghayati makna dari sebuah rekaman peristiwa berkurban. Kerelaan seorang insan untuk mengorbankan sesuatu yang sangat disayanginya.

“Ini kiranya penting kita lakukan agar tidak terjebak dalam kondisi dimana kita melihat idul adha hanya sebagai sebuah momen yang harus dirayakan. Kita akan termasuk orang yang akan merugi jika kita melewatkan momen idul adha hanya sebagai ritual yang harus kita peringati,” papar Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia ini.

Airin mengungkapkan ada tiga makna yang dapat digali dari Idul Adha. “Idul Adha mengajarkan kita tentang semangat untuk berkorban, semangat rela berkorban adalah sebuah semangat yang dilandasi adanya niat tulus kita untuk berusaha tidak melihat sesuatu dari sisi apa manfaatnya bagi kita pribadi,” katanya.

Semangat rela berkorban mengarahkan untuk senantiasa mendahulukan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan diri sendiri. “Semangat ini menjadi diperlukan dan semakin relevan dalam situasi dan kondisi pergaulan masyarakat yang cenderung lebih mengutamakan kepentingab pribadi,” tegasnya.

Bahkan Idul Adha mengajarkan spirit kepedulian sosial. Nilai ini memberikan pelajaran untuk senantiasa memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan bersedia berbagi untuk mengurangi penderitaan orang lain. “Semangat ini tentunya menjadi menemukan momentumnya di tengah realita sosial yang menunjukan kepada kita tentang adanya perbedaan dan kesenjangan didalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Lalu, Idul Adha mengandung hikmah yang pada intinya menuntun untuk senantiasa dilandasi sikap sabar dan tawakkal. Prinsip kepatuhan dan ketaatan ini sangat penting untuk diterapkan didalam masyarakat yang saat ini cenderung mengarah kepada sifat permisif dan abai terhadap nilai, norma ketentuan dan peraturan.

Setelah menjalankan ibadah solat ied, Airin didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel Muhamad, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, dan Ketua DPRD Tangsel Moch Romlie menuju halaman belakang Balaikota Tangsel.

Airin bersama dengan putra dan putrinya yakni Tubagus Ghifari Al Chusaeri Wardana dan Ratu Ghefira Marhamah Wardana menyerahkan hewan qurban seekor sapi bertempat di halaman belakang parkiran Puspemkot Tangsel.

Hewan qurban seekor sapi tersebut diserahkan Walikota Tangsel untuk Masjid Alhuda.”Saya serahkan sapi ini untuk masjid Al-Huda,” ungkapnya.

Tidak hanya Airin, Sekretaris Daerah Kota Tangsel Muhamad pun menyerahkan seekor sapi untuk masjid Al Ikhlas, dan Ketua DPRD Tangsel Moch Romlie menyerahkan seekor sapi untuk masjid Nurul Hikmah.

Kepala Bagian Kesra Setda Tangsel, Heli Selamet mengungkapkan, tahun ini Pemkot Tangsel menyalurkan hewan qurban sebanyak 34 ekor sapi dan 25 ekor kambing.

“Hewan-hewan ini disalurkan ke masjid dan pesantren yang ada di Tangsel. Kita tidak melakukan pemotongan, namun masyarakat yang mengelola sendiri,” ungkapnya. (irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!