Bawaslu Masih Buka Pintu Pengaduan Pemilu


Inilah 50 DPRD Terpilih

Diterbitkan  Selasa, 13 / 08 / 2019 20:18 - Berita Ini Sudah :  262 Dilihat

 

PONDOK AREN- Sah! Sebanyak 50 orang Calon Legislatif (Caleg) atau Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan terpilih resmi ditetapkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel menetapkan mereka dan disahkan dalam pleno terbuka, Senin (12/8).

Agendanya, penetapan Caleg terpilih dan kursi DPRD Kota Tangsel. Digelar di salah satu hotel kawasan Bintaro, Pondok Aren.

Seluruh perwakilan Partai Politik hadir. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel tampak juga hadir pada acara dipimpin oleh KPU Kota Tangsel tersebut.

Dari hasil penetapan, jumlah kursi yaitu Golkar selaku peraih 124.467 suara mendapatkan 10 kursi. PDIP 123.768 suara 8 kursi. Gerindra 101.289 suara 8 kursi. Disusul, PKS 92.898 suara mendapatkan 8 kursi. Partai Demokrat 55.059 mendapatkan 5 kursi. PSI peraih 45.788 suara mendapatkan 4 kursi. Kemudian, PKB 44.148 suara mendapatkan 4 kursi.

Sedangkan PAN 43.856 suara mendapatkan 2 kursi. Selanjutnya, Hanura 31.418 suara mendapatkan 1 kursi.

Selain itu, partai yang tidak mendapatkan kursi ialah Nasdem 34.165 suara PPP 22.150 suara, Berkarya 16.352 suara, Perindo 13.502 suara, PBB 8.025 suara, Garuda 1.751 suara, dan PKPI 1.053 suara.

Anggota KPU Kota Tangsel, Achmad Mudjahid Zein mengatakan, dengan digelarnya pleno menandakan tahapan Pemilu 2019 untuk Pileg di Kota Tangsel telah selesai. Secara keseluruhan berakhir.

Disebutkannya, hasil Pemilu ini menujukkan kedewasaan masyarakat Kota Tangsel dalam menghadapi Pemilu.

“Alhamdulillah seluruh tahapan sudah kita lalui dengan sukses. Angka partisipasi juga cukup tinggi. Ini menujukan kedewasaan masyarakat kita selama perhelatan Pemilu. Berlangsung kondusif,” ujar pria yang berlatar belakang aktivis kepemudaan ini.

Dari hasil Pemilu 2019 untuk DPRD Kota Tangsel, berhasil mengantarkan 32 persen keterwakilan perempuan.

“Ada sebanyak 16 Caleg perempuan yang terpilih. Artinya ini melebihi batas 40 persen keterwakilan perempuan. Karena jika dipersentasekan 16 orang ini ialah sebanyak 32 persen. Jadi ini suatu prestasi sendiri bagi masyarakat Kota Tangsel,” ujarnya.

Setelah pleno, selanjutnya KPU menyerahkan keputusan pleno kepada Walikota. Untuk segera menggelar prosesi pelantikan. “Setelah ini kita serahkan kepada Walikota, untuk kepentingan pelantikan DPRD terpilih,” katanya.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep, mengatakan, sejak Bawaslu ditetapkan menjadi lembaga permanen, maka kerja Bawaslu Kota Tangsel masih berlanjut sampai lima tahun mendatang.

Meski pleno penetapan Caleg terpilih telah usai, sambung Acep, Bawaslu tetap membuka pintu bagi siapa pun yang melakukan laporan terkait dugaan pelanggaran dan lainnya.

“Misalnya pemalsuaan dokumen Caleg, politik uang, dan pelanggarna laninya yang baru dilaporkan akan tetap kita terima dan tetap kita proses. Karena Bawaslu kini telah menjadi badan permanen,” kata penggemar olahraga motor trail ini. (dra)

 

 

 

Komentar Anda

comments