Festival Seni Islami KKL IIQ Jakarta


Kecamatan Pamulang Juara Umum

Diterbitkan  Rabu, 14 / 08 / 2019 22:10 - Berita Ini Sudah :  168 Dilihat

Piala. Camat Pamulang Deden Juardi (kiri) menerima piala sebagai juara umum pada ajang Festival Seni Islami, KKL 2019 IIQ Jakarta, Rabu (14/8).

PAMULANG-Kecamatan Pamulang juara Festival Seni Islami pada ajang penutupan program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) Jakarta, digelar pada  Rabu (14/8) di Masjid Al Mujahidin Pamulang.

Ada lima perlombaan MTQ Juz 30, Tartil Quran, Hifzil Quran, bacaan solat dan doa, serta doa sehari-hari, adzan hingga mewarnai. Festival ini sebagai puncak kegiatan 230 mahasiswa yang tengah KKL dan berakhir pada 19 Agustus mendatang.

Camat Pamulang, Deden Juardi yang mewakili Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, pada penutupan acara kemarin sore, sekaligus menerima piala sebagai juara umum, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bukan saja bagi putra putri, tapi bagi orang tua khususnya ibu-ibu pengajian. Selama aktivitas KKL, mahasiswa mengajar kepada anak-anak serta terlibat bersama pengajian ibu-ibu.

“Apa yang diajarkan mahasiswa IIQ benar-benar terasa manfaatnya. Dan semoga dengan juara ini untuk bekal mengikuti MTQ Pelajar tingkat Tangsel yang keenam akhir bulan ini. Dan semoga anak-anak yang berhasil juara menjadi orang yang sukses. Dengan ajang lomba ini anak-anak diajarkan untuk berani dan tentunya semakin cinta terhadap Al Quran,” kata Deden.

Ucapan apresiasi kepada mahasiswa serta institusi IIQ yang telah menorehken ilmu bermanfaat kepada masyarakat Pamulang, di semua kelurahan serta kecamatan yang lain. Karena memang sangat membantu, maka di tahun depan perlu diperpajang lagi kegiatanya bisa 40 hari atau dua bulan. “Sehingga lebih lama dan ilmu yang ditularkan akan lebih banyak lagi kepada masyarakat,” harap mantan Camat Ciputat ini.

Sementara, Ketua Panitia Maura Indah bersama rekan-rekanya dari tiga Fakultas Tarbiyah, Usuludin dan Dakwah serta Fakultas Syariah menyampaikan momentum puncak ini untuk mengakhiri KKL. KKL telah berjalan di Minggu ketiga. Maka dari itu acara akbar dihadirkan.

“Festival Seni Islami ini dalam rangka kegiatan akhir KKL selama satu bulan dan masuk minggu ketiga. Oleh karena itu  kami mengadakan lomba berkaitan dengan Al Qur’an. Sebanyak lima cabang lomba,” katanya.

Dirinya juga mengapresiasi Kecamatan Pamulang sebagai juara umum dalam acara akbar ini. “Sukses dan selamat untuk Kecamatan Pamulang yang menjadi juara umum,” ucap ia.

Lebih rinci dijelaskannya, peserta dari mulai PAUD hingga SMA dari tiga kecamatan Ciputat Timur, Ciputat, dan Pamulang sesuai teman-teman mahasiswa KKL.

“Per kelurahan mengirimkan peserta untuk mengikuti lima cabang perlombaan dengan total peserta sebanyak seratus tiga puluh delapan,” tambah ia.

Dari tiga kecamatan total sebanyak 21 kelurahan. Mura  menerangkan, masing -masing peserta memiliki bakat yang bagus. Rata-rata dipilih para pemula. Sedangkan peserta yang sudah pernah juara pada ajang MTQ Pelajar atau tingkat kota tidak dilibatkan.

“Kami memilih peserta yang baru-baru. Mereka benar-benar kami latih dari dasar. Sebetulnya bekat mereka banyak yang sudah memiliki, baik suara dan kemauan. Tugas kami selama KKL membenarkan yang kurang-kurang seperti tajwid dan lain-lain,” tambahan ia.

Diakui peserta yang tampil di depan dewan juri cukup bagus. Mereka yang mendapatkan juara dapat ikut serta dalam MTQ pelajaran ke VI Tingkat Kota Tangsel yang nanti akan berlangsung pada (26-28/8). Kendati seperti ajang perlombaan biasa namun dewan juri yang dihadirkan adalah mantan atau dosen memahami tilawah.

“Dewan juri kami hadirkan baik dari peserta KKL juga yang pernah ikut ajang nasional. Sehingga mereka cukup memadai. Kami pun melatih bagaimana cara penjurian kepada anak -anak selama kegiatan,” tambah ia.

Juara umum mendapatkan piala dari Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Serta hadiah-hadiah menarik lainnya. Pada pembukaan turut dihadiri Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, para camat, lurah dan para orangtua.

Dijadwalkan helatan Akbar puncak KKL setiap tahunnya akan diselenggarakan seperti ini. Karena cukup efektif memberikan keberanian bagi anak-anak. Benar-benar manfaatnya sangat terasa bagi anak-anak Tangsel.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin menyampaikan perlu di selenggarakan terus menerus dan Pemkot sangat mendukung program KKL IIQ yang digelar setiap tahun. Program KKL IIQ sangat selaras dengan motto cerdas modern dan religius.

“Kami sangat mendukung program ini untuk mengajarkan anak-anak lebih cinta pada Al Qur’an sesuai dengan motto Tangsel Cimore,” tambah ia.(din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!