Kader Golkar Jamin tak Ada Kasak-Kusuk


Calon Ketua DPRD Terserah Airin

Diterbitkan  Kamis, 15 / 08 / 2019 19:08 - Berita Ini Sudah :  166 Dilihat

 

SERPONG- Kembali menjadi partai pemenang di Kota Tangsel. Pada Pemilu 2019, Partai Golkar meraih 124,467  suara. Sebanyak 10 kursi dikantonginya untuk DPRD Kota Tangsel periode  2019-2024. Jatah kursi ketua DPRD pun kembali didapat Partai Golkar.

Setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait DPRD terpilih, publik mulai mengarahkan perhatiannya siapa dewan terpilih dari Partai Golkar akan menduduki kursi Ketua DPRD Kota Tangsel.

Kursi yang kini diduduki oleh Moch Ramlie ini, bisa saja ada perubahan. Disebut dua nama menguat. Moch Ramlie sendiri dan Abdul Rasyid. Nama Abdul Rasyid, kini Sekretaris DPD Partai Golkar Tangsel, patut diperhitungkan. Disamping sudah sedari awal mendampingi Airin Rachmi Diany memimpin Partai Golkar, Abdul Rasyid juga sudah berpengalaman di DPRD. Pada periode lalu, menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPRD.

Perubahan bukan mustahil di Partai Golkar. Hal itu berkaca sebelumnya. Seperti pada DPRD Periode 2009-2014, kursi pimpinan DPRD dari Partai Golkar diduduki oleh Syihabuddin Hasyim. Namun pada periode 2014-2019 Syihabuddin Hasyim digantikan dengan Moch Ramlie untuk menjadi pimpinan DPRD Kota Tangsel dari Partai Golkar.

Namun ketika hendak ditanya mengenai kandidat Ketua DPRD Kota Tangsel, banyak kader partai bungkam dan enggan memberikan pandangannya kepada media.

Seluruh kader menyerahkan hak prerogratif kepada Airin Rachmi Diany sebagai Ketua DPD Golkar Tangsel. Apalagi untuk menentukan siapa yang menjadi Ketua DPRD Kota Tangsel.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Muhammad Aziz, yang juga terpilih kembali sebagai dewan mengatakan, seluruh caleg Golkar kota Tangsel yang terpilih pada periode ini, tidak ada satu pun yang meributkan kursi Ketua DPRD.

“Kami tidak ada kasak-kusuk apa-apa, karena semuanya kami serahkan ke Ibu Ketua DPD (Airin Rachmi Diany) yang menentukan siapa nantinya yang menjadi ketua DPRD Kota Tangsel, karena itu semua hak prerogratif beliau,” ujarnya.

Dirinya, tegas Aziz, tidak pernah ikut campur soal pemilihan calon ketua DPRD Kota Tangsel. “Kalau pribadi saya tidak pernah ikut campur, karena itu bukan ranah saya sebagai kader. Lagian juga itu kan masih terlalu cepat bicara calon ketua DPRD, dilantik juga belum,” ujarnya.

Lebih lanjut Aziz mengatakan, Airin  sebagai Ketua DPD tentunya memiliki penilaian tersendiri untuk menentukan siapa dari 10 orang yang terpilih menjadi dewan untuk duduk di Kursi Ketua DPRD.

“Ibu Airin tentunya memiliki penilaian tersendiri, dan siapa pun yang terpilih nantiya sudah pasti dia adalah kader terbaik partai Golkar, dan siap bekerja untuk partai, khususnya untuk masyarakat Tangsel,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!