MTQ Berjalan, Siswa Tetap Masuk Sekolah

Diterbitkan  Rabu, 28 / 08 / 2019 21:19 - Berita Ini Sudah :  139 Dilihat

 

CIPUTAT TIMUR– Kemajuan pelaksanaan MTQ Pelajar VI Tangsel 2019 cukup terasa. Misalnya, untuk kepesertaan tahun ini lebih meriah. Sekolah tak diliburkan, khusus untuk yang ketempatan acara.

Kepala SDN 03 Pondok Ranji, Euis Hendramaryami menuturkan, sekolah tak diliburkan kendati MTQ berjalan. Para murid menyaksikan peserta tampil di banyak cabang perlombaan.

“Siswa tetap masuk aktivitas sejak hari pertama Senin dari kelas satu hingga kelas enam. Di hari kedua Selasa yang masuk hanya kelas empat hingga kelas enam,” katanya.

Kelas satu hingga tiga tidak masuk, karena ruangnya digunakan untuk arena lomba. Berjalannya siswa masuk sekolah sangat membantu kemeriahan pelaksanaan MTQ. Semakin banyak murid yang menyaksikan lomba, maka pelaksanaan semakin meriah.

“Mereka masuk menyaksikan seluruh cabang perlombaan. Setiap cabang perlombaan hampir penuh disaksikan oleh siswa. Mereka sangat antusias menyaksikan peserta tampil di hadapan dewan juri,” terangnya.

Pihaknya sangat senang ketempatan sebagai tuan rumah. Ini menjadi sejarah bagi dirinya dan SDN 03 Pondok Ranji. Sebelum menunjuk lokasi telah dilakukan kajian. Luas areal di lokasi, pertimbangan strategis serta berbagai unsur menjadi pertimbangan matang.

“Kami merasa bangga, menjadi tempat pelaksanaan MTQ. Ini bagian dari sumbangsih kepada pemerintah dalam mensukseskan syiar Islam melalui MTQ,” terangnya.

Meski tuan rumah, pihaknya pun menyertakan siswa untuk ikut lomba pada cabang, tahfid, murotal dan lainnya sebanyak lima siswa. Berharap menjadi juara dalam ajang MTQ ini. Sedangkan pada ajang pembukaan melalui pawai ta’aruf, pihaknya turut menampilkan polisi cilik serta Paskibraka. SDN 01 Pondok Ranji menampilkan marcing band dan SDN Rengas menampilkan marcing band sebanyak dua tim.

“Paskibraka dan polisi cilik pengembangan dari kegiatan ekskul. Demikian peserta lomba MTQ adalah pengembangan dari kegiatan guru Agama,” terangnya.

Jumlah siswa SDN 03 Pondok Ranji sebanyak  840 siswa dengan ketersediaan rombongan belajar (rombel) 24 ruang lantai satu hingga tiga. Sekolah ini memiliki ruang UKS Musola, ruang guru, lab komputer dan perpustakaan.

“Dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran tentang  keagamaan dan anak-anak  termotivasi dalam belajar ilmu Al Qur’an. Bukan siswa semata, tapi para orangtua murid ramai-ramai datang untuk menyaksikan selama perlombaan,” jelasnya.

Pesan dirinya kepada pihak panitia supaya tetap menjaga kerapihan sekolah dan karya kreatifitas siswa supaya tetap dijaga. Seperti famplet dengan berbagai pesan moral yang ditempel di dinding. “Saya juga pesan kepada panitia supaya tetap menjaga,” ujarnya.

SDN 03 Pondok Ranji memiliki kegiatan ekskul paskibraka, marching band, pramuka, pencak silat, taekwondo dan menari serta marawis. Sekolah dengan nuansa sejuk serta menyenangkan ini menjadi saksi sejarah helatan akbar MTQ Pelajar VI Tangsel. Kendati sekolah negeri, berkonsep mewah layaknya sekolah swasta. Patut diacungi jempol. (din)

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!