Dua Meninggal, Satu Tertahan di Mekah

Diterbitkan  Kamis, 29 / 08 / 2019 20:34 - Berita Ini Sudah :  127 Dilihat

 

SERPONG- Pada haji tahun 2019 ini, ada dua jamaah asal Kota Tangerang Selatan meninggal dunia. Satu orang lainnya saat ini tengah sakit dan dalam penanganan tim medis di Mekah, Arab Saudi.

Disebutkan Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, dua jamaah jamaah yang meninggal usianya 60 tahunan dan langsung dimakamkan di Mekkah. Yaitu Siti Hawa Lismawarni, No pasport c1298889, No porsi 2800128845, dan merupakan rombongan 9. Almarhum  meninggal di Rumah sakit Faisal, pukul 08.15 waktu Mekah.

Kemudian, DR H Kamran Lossen SH, MH bin ibrahim (59), meninggal di Rumah Sakit King Faisal Mekah. Almarhum tinggal di Kampung Cilalung RT 005/018 Sarua Ciputat.

Ada satu jamaah yang masih tertahan di Mekah dan dirawat di Rumah Sakit King Faad. “Kalau kondisinya tidak bisa ditangani di King Faad, akan dirujuk ke RS Arab Saudi,” kata Rojak.

Dikabarkan, berasal dari Jamaah haji Darul Hikmah Pamulang atas nama Haji Nasid (70), kloter 15. Sampai ini masih tertahan, karena sakit jantung. Ditahan dulu, karena harus dirawat dulu. Sebelum berangkat ke Mekah, memang sudah ada indikasi sakit bahkan seminggu dirawat sebelum berangkat haji. “Sebelum berangat pun, memang sudah ada indikasi sakit, sehingga ada keterlambatan,” ujar pria yang sebelum pemekaran Tangsel giat di Cipasera ini.

Sementara utuk jadwal pemulangan jamaah yang tengah sakit, akan dipulangkan setelah dinyatakan sembuh oleh tim dokter di Mekah. Selama di tanah suci yang bersangkutan menjadi tanggungjawab daerah kerja Mekah (Daker) dari tim kerja haji Indonesia.

“Dipulangkannya setelah ada rekomendasi sehat dari dokter di sana. Nanti pulangnya mengikuti kloter selanjutnya, dititipkan. Bisa ikut kloter Lampung, Jakarta tergantung seat pesawat kosongnya di mana,” jelasnya.

“Tahun ini dua orang meninggal. Kalau tahun sebelumnya ada empat orang. Kita berharap full kembali sebenarnya. Tapi yang namanya meninggal, kita gak bisa nolak kan,” imbuhnya.

Kloter 15 JKG merupakan pertama yang tiba di Tangsel. Tiba Rabu (28/8) pagi pukul 04.00 WIB,

Proses pemulang ibadah haji telah dilakukan dan kemarin Rabu (28/8) pagi jamaah kloter 15 JGK tahap pertama sudah tiba di Tangsel. Penyambutan di Asrama Haji Pondok Gede, dan langsung dibawa menggunakan bus ke masing-masing kecamatan. Dari kecamatan, keluarga menjemputnya.

Ada perbedaan dengan tahun lalu. Tahun lalu ada pelepasan dan penyambutan secara seremonial. Namun untuk menyingkat seremonial, penyambutan langsung di Asrama Haji Pondok Gede, tidak disambut secara terpusat.

“Alhamdulillah sudah pada pulang tadi (kemarin) pagi. Kita jemput dari bandara dan menuju Pondok Gede sebelum diturunkan di kantor kecamatan masing-masing,” tutupnya.

Sedangkan untuk koper petugas akan membawanya ke Kantor Kemenag lebih dahulu. Dari Kemenag dikirim ke masing-masing KUA. Selanjutnya para jamaah mengambil koper masing-masing. Jika tidak sempat, petugas dari KUA mengirimkan kepada yang bersangkutan.

“Masalah koper kami tidak bagikan di Asrama Haji Pondok Gede. Sebab jika dibagikan di sana pasti berebut. Oleh karenanya kami amankan dulu baru kami berikan kepada jamaah,” pungkasnya. (din)

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!