Muatan Lokal MTQ Masuk ke Sekolah Negeri

Diterbitkan  Kamis, 29 / 08 / 2019 20:48 - Berita Ini Sudah :  159 Dilihat

 

CIPUTAT TIMUR-Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie  wacanakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) masuk dalam muatan lokal pendidikan di sekolah negeri. Dampak dari program ini akan dilihat pada jangka panjang ke depan.

Benyamin mengajak untuk bersepakat  bahwa MTQ pelajar tingkat kota dan MTQ reguler yang akan dilakukan dalam upaya mencetak generasi yang susuai dengan tuntunan Islam. Tentu harus berproses sedikit demi sedikit tidak langsung besar oleh sebab itu, MTQ yang diselenggarakan adalah upaya daripada itu semua.

“Dalam skala jangka pendek melalui MTQ pelajar, anak-anak memiliki talenta luar biasa. Tetapi dalam jangka panjang MTQ adalah sebuah sarana untuk membangun SDM yang Islami. Pentingnya bagi kita saat ini, daripada membuka internet mending membuka Al Qur’an,” ucap Benyamin.

Anak-anak berada  di dua dunia. Dunia modern dan sebagai anak bangsa yang tertutur dengan  nilai-nilai Pancasila dan keluarga. Bahwa MTQ pelajar membedakan sekali buka saja dengan membacanya tapi soal adabnya dan itu sangat terasa perbedaanya. Contoh sederhana misalnya, saat cium tangan mereka benar dicium. Sebab anak-anak sekarang ada yang ditempek dipipi kanan dan kiri ada juga di jidat. Ini dalam satu hal yang sangat simpel adanya berbeda dari hasil belajar Al Qur’an.

“Kemudian berpikir bagaimana metode ponpes bisa ditularkan ke sekolah negeri. Saya ingin muatan lokal, agar anak sekolah negeri adabnya sama. Full day school dulu pernah diributkan sementara di ponpes full day school berjalan sejak lama. Dan saya belum pernah mendengar ada tawuran di pesantren. Itu juga yang menjadi pembeda,” tambah ia.

Bahwa pendidikan diharapkan menghasilkan keseimbangan cerdas duniawi dan cerdas ukhrowiyah. Ke depan akan ditanamkan bagi putra putri di sekolah. Kemudian jika pemerintah harus  mengelontorkan anggaran untuk mengajarkan adab anak, pihaknya tekah siap  membuat regulasi.

“Di luar rumah mereka juga menjadi anak-anak yang mampu menyeleksi alam. MTQ Pelajar yang dilaksanakan jangka pendek bertujuan mencari juara, profesional tapi jangka panjang pada akhlak dan adab yang dicari,” ujarnya.

Ketua Harian LPTQ Tangsel Kh Sobron Zayyan menyampaikan pihaknya sangat mendukung apa yang diwacanakan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie tentang muatan lokal MTQ masuk sekolah di Tangsel. Bahwa wacana yang digulirkan itu sangat mulia dan perlu didukung semua pihak.

“Sangat bagus sekali dan itu harus ada peresmian dari Pemkot Tangsel sehingga kita dapat menjalankan. LPTQ punya peran di situ untuk memberikan arahan tentang jalannya muatan lokal semacam pelatihan-pelatihan pembinaan karakter bagi pelajar di Tangsel agar semakin baik,” tambah Pimpinan Ponpes Al Quraniyyah.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!