Gelar Bimtek di Kecamatan Setu


DLH Siapkan Calon Sekolah di Penilaian Adiwiyata Nasional dan Mandiri

Diterbitkan  Minggu, 01 / 09 / 2019 21:09 - Berita Ini Sudah :  171 Dilihat

 

BIMTEK. Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel menggelar bimbingan teknis dalam rangka peningkatan penilaian Adiwiyata baik Nasional maupun Mandiri di Kecamatan Setu.

SETU-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka mempersiapkan sekolah-sekolah yang maju dalam penilaian Adiwiyata baik Nasional maupun Mandiri. Bimtek tersebut digelar di Kecamatan Setu, kemarin.

Kepala Seksi Tata Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Gatot Sukartono menjelaskan, persaiangan lomba adiwiyata ini sangat ketat. Penilaiannya pun sangat ketat, tanpa adanya persiapan yang matang,  maka mustahil bisa mengikuti lomba ini.

“Bimtek ini kita lakukan agar calon sekolah yang mengikuti penilaian adiwiyata baik tingkat Nasional maupun Mandiri, mampu memenuhi penilaian yang diinginkan oleh para juri tersebut,”ungkapnya.

Tahun ini, ada 4 sekolah yang mengikuti lomba Adiwiyata tingkat Nasional yakni SMKN 4 Tangsel, SMA 12, SMP 4 dan SMP 21. Sedangkan yang mengikuti lomba Adiwiyata Mandiri yakni SD Amalina, SD Al-Azhar 15 Pamulang, dan SMA Insan Cendikia Madani (ICM).

DLH akan menjadi fisilitator untuk membantu sekolah dalam pembuatan laporan kerja. Bahkan sekolah yang berniat mengikuti Adiwiyata, Dinas Lingkungan akan memberikan paket taman. “Kita ada 15 paket taman, jika ada sekolah yang berniat mengikuti adiwiyata baik nasional, mandiri maka Dinas Lingkungan akan memberikan paket taman tersebut bagi sekolah yang niat mengikutinya, “pungkasnya.

Sementara , Kabid Tata Lingkungan DLH Tangsel, Muhammad Isa menjelaskan, Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sekolah Adiwiyata merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup yang dilaksanakan berdasarkan prinsip, edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Komponen Program Adiwiyata meliputi, aspek kebijakan sekolah yang berwawasan ling­kungan, aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan, aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif, dan aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.

Bimtek ini diharapkan lebih fokus dalam meningkatkan adiwiyata ini. “Walikota Tangsel Bu Airin Rachmi Diany meminta kepada kita semua untuk bisa memelihara dan meningkatkan prestasi di bidang lingkungan yakni adiwiyata, Ibu Walikota tidak mengharapkan penghargaan melainkan aplikasi sehari-hari yang diterapkan sekolah untuk lebih mencintai lingkungan sekolahnya,”ungkapnya. (irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!