Putri Ikang Fawzi dan Gagarin Gelar Diskusi Kebangsaan

Diterbitkan  Minggu, 01 / 09 / 2019 21:15 - Berita Ini Sudah :  138 Dilihat

Heri Gagarin dan beberapa narasumber saat berdiskusi dengan tema “Edukasi Kebangsaan” di Serpong Utara, kemarin.

SERPONG UTARA-Kaum muda semestinya menjadi penengah di tengah kegaduhan yang terjadi belakangan ini, seperti konflik SARA. Terutama yang disebabkan oleh beredarnya kabar hoax dan provokatif.

Namun sayangnya tidak sedikit anak-anak muda justru termakan dengan pesan provokatif dan hoax. Sehingga nilai-nilai kebangsaan harus kembali ditanamkan agar anak muda tetap bersatu dan menjadi pemersatu di tengah konflik yang ada.

Menyadari risiko negatif dari efek penyebaran hoax pada generasi muda melalui media sosial, HG Smart, salah satu aplikasi berbasis digital berisi pemahaman idiologi Pancasila menggelar diskusi kebangsaan di Saung Gotong-Royong, Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangsel, pada Sabtu (31/8).

Diskusi Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 itu, diikuti pelajar, mahasiswa, karang taruna serta warga kawasan saung. Narasumber dalam diskusi diisi artis sekaligus presenter putri rocker kondang, Ikang Fawzi, Isabella Muliawati Fawzi dan founder HG Smart, Heri Gagarin.

Menurut Bella Fawzi, sapaan Isabella Muliawati Fawzi, diskusi soal kebangsaan sangat penting diadakan di tengah situasi bangsa saat ini. Sebab, dari diskusi tersebut, masyarakat utamanya generasi muda, kembali diingatkan tentang sejarah panjang perjalanan bangsa Indonesia.

“Sangat penting sekali, malah kalau bisa seluruh Indonesia harus mengadakan diskusi kebangsaan seperti ini. Karena Indonesia kan majemuk banget,” katanya.

Sambung ia, banyak nilai-nilai kemanusiaan dapat diambil dari diskusi kebangsaan. Di mana salah satunya, masyarakat terutama generasi muda bisa memahami bahaya sara.

“Isu SARA ini kan yang paling mudah untuk digoreng, karena sensitif banget untuk masyarakat. Masyarakat harus bisa mengantisipasi resiko yang akan ditimbulkan dari isu sara,” ungkapnya.

Kendati penyebaran hoax disisipi isu SARA, dirinya meyakini bila saat ini, generasi muda, sudah sangat cerdas dan bijaksana menyikapi permasalahan yang ada.

“Berpikir kritis dan jernih menyikapi hoax, akan membuat kita tak gampang percaya dengan berita bohong. Saling mengingatkan tentang hoax harus dilakukan. Dan saat ini generasi millenial semakin cerdas menyikapi hal-hal demikian,” bebernya.

Founder HG Smart, Heri Gagarin menyampaikan, generasi millenial merupakan sasaran empuk dari peredaran hoax yang terjadi saat ini. Supaya generasi millenial tak termakan isu sara dari peredaran hoax itu sendiri. Maka pendekatannya harus melalui diskusi yang membahas soal Kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Kami dari HG Smart juga tak henti-henti menyampaikan jika penyebaran hoax itu dapat mengikis nilai-nilai yang ada pada butir-butir Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan ini sebagai sharingnya generasi millenial untuk mengetahui bahayanya isu sara di masyarakat,” pungkasnya.(dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!