Airin: Kota Itu Harus Tumbuh Menjadi Kota Kreatif

Diterbitkan  Rabu, 04 / 09 / 2019 20:41 - Berita Ini Sudah :  232 Dilihat

PEMBICARA. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjadi pembicara di Creative Cities Conference, Rabu (4/9).

TERNATE-Ketua Asosiasi Pe­me­rintah Kota se-Indonesia (APEKSI) sekaligus Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany didaulat sebagai pembicara dalam diskusi panel di acara Creative Cities Conference (CCC) 2019 di Ternate, Rabu (4/9).

Dalam diskusi tersebut, Airin menjelaskan, Indonesia membutuhkan kota-kota kreatif untuk masa depan. “Semua kota anggota APEKSI sudah menjadikan kota kreatif, khususnya ekonomi kreatif sebagai program utama.”ungkapnya.

Airin tampil pada diskusi panel sesi pertama CCC 2019, dengan topik “Sharing Pemimpin Daerah Kreatif” bersama Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, dan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Para walikota dan bupati yang tampil pada CCC 2019 ini semuanya memasukkan kegiatan ekonomi kreatif dalam visi dan misinya. “Ekonomi kreatif menjadi inti dan andalan dari semua kota yang ada di Indonesia,”jelasnya.

M Rudy Salahudin, selaku Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif Menko Perekonomian menyebutkan, ekonomi kreatif kini memberi kontribusi sebesar 13,77 persen terhadap ekspor nasional dan 7,44 persen pada PDB Indonesia. “Pertumbuhan dan peran ekonomi kreatif terus meningkat,” kata M Rudy Salahudin.

Indonesia sedang mengalami bonus demografi. Yakni lebih dari 60 persen penduduknya berusia produktif. Sepuluh tahun mendatang, lebih dari 70 persen penduduk Indonesia tinggal di perkotaan.

“(Kebutuhan) kota-kota kreatif menjadi tumpuan untuk memanfaatkan bonus demografi sekaligus memberi kesejahteraan bagi 70 persen penduduk Indonesia,” kata Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki Satari saat menyampaikan pengantar CCC dan Indonesia Cities Creative Network Festival (ICCNF) 2019.

Menurutnya, kota kreatif mencakup pengembangan kota yang memuliakan kreativitas, inovasi, inklusif, berkesinambungan, transparan, adil, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan yang relatif merata.

Pengembangan ekonomi kreatif ditangani oleh BeKraf sejak 2015, dengan fokus kegiatan pada fasilitasi permodalan, infrastruktur, dan pemasaran. Kota kreatif mencakup pengembangan kota yang memuliakan kreativitas, inovasi, inklusif, berkesinambungan, transparan, adil, dan ramah lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan yang relatif merata.

CCC 2019 dihadiri oleh jaringan ICCN yang tersebar di 211 kabupaten/kota, dan puluhan bupati/wali kota, dan ratusan komunitas kreatif dari seluruh Indonesia. Tampil sebagai pembicara lebih dari 50 tokoh, antara lain Gubernur Riau Syamsuar, Ketua Umum Inovator 4.0 Indonesia dan anggota DPR Budiman Sudjatmiko, CEO Tiket.com George Hendrata, boss Mahaka Grup Erick Tohir, Komisaris Utama NET TV Wishnutama, Bupati Banyuwangi/Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Azwar Anas, dan Nicolas JA Buchoud, penasihat ICCN dari Prancis.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!