Kompetisi Olahraga Pelajar Resmi Dibuka

Diterbitkan  Kamis, 05 / 09 / 2019 21:30 - Berita Ini Sudah :  408 Dilihat

CIPUTAT- Kompetisi Olahraga tingkat Pelajar Kota Tangsel 2019 dengan mempertandingkan sebanyak 11 cabang olahraga tingkat SMP-SMA resmi dibuka. Berlangsung, Kamis (5/9), di Gelanggang Olahraga Raga (GOR) Ciputat.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tangsel, Suharno yang menjabat sejak 1 Agustus hingga 6 September, menyampaikan, target utamanya agar Tangsel memperoleh juara di Popda. Momen ini, kesempatan mencari atlet yang potensial.

“Kita juga mengundang dari setiap cabor ada penilai individu, sehingga mereka dapat dijadikan tim ke depannya. Kami melihat secara langsung antusiasnya luar biasa sangat seru. Mereka masing-masing tim membawa group suporter. Momen seperti ini ditunggu oleh mereka. Kita juga berkewajiban untuk bagaimana mencari orang-orang unggulan Tangsel,” kata pria kelahiran Madiun Jawa Timur ini.

Upaya kuat Pemkot Tangsel menjadi kunci munculnya bibit-ibit berbakat. Tanpa ada hajat besar penjaringan atlet tingkat sekolah rasanya mustahil mengetahui kemampuan mereka. Oleh karenanya kompetisi sebagai sarana yang tepat dalam menjaring orang-orang berbakat dan bermental juara.

“Kesempatan yang baik bagi kita bisa membina masyarakat bidang olahraga, tentunya pemkot harus memfasilitasi, mensuport, memotivasi agar supaya prestasi terus bisa lebih tinggi dari sebelumnya. Saya melihat kaget juga tim voly setingat SMP posturnya tinggi-tinggi dan permainannya cukup baik,” terangnya.

Tentunya, bukan hanya dukungan kegiatan saja. Namun dukungan menyiapkan fasilitas olahraga dan kompetisi juga sangat penting. Meski dari 11 venue olahraga, hanya enam yang dimiliki Pemkot Tangsel. Sisanya milik pihak swasta dan sekolah. Ini menjadi catatan ke depan bagaiman fasilitas olahraga di Tangsel terpenuhi.

“Pemerintah daerah terus berupaya memberikan terbaik dan melakukan peningkatan sarana dan prasarana yang ada dan terus saat ini masih terus didukung tentang pemliharaan, desain dan terus diperbaiki. Pemerintah daerah perlu membangun kerjasama dengan swasta. Jadi masyarakat yang kita manjakan dan pemerintah yang menyiapkan,” jelasnya.

Kasi Prestasi dan Promosi Dispora Tangsel, Yudo Hadiyanto menegaskan, ada keluhan dari peserta yang mengikuti kompetisi tahun ini. Keluhan itu berkaitan dengan sarana dan prasarana yang dinilai kurang maksimal. Harapan pemerintah daerah meningkatkan dan menambah jumlah sarana yang ada, karena dari 11 cabor hanya 6 dimiliki Tangsel dan sisanya milik sekolah dan swasta.

“Dampaknya sudah pasti ada dengan kurang maksimal misalnya di Lapangan Sepak bola Rempoa tidak ada rumput,  tribun juga tidak ada. Demikian yang ada di GOR Ciputat kapasitas tribun hanya satu. Kalau yang modern, tribun bisa dua atau tiga sehingga bisa melaksanakn bersama-sama,” terangnya.

Turut hadir dalam pembukaan turneman ini H Abdul Qodir, Wakil Ketua KONI Tangsel. Acar digelar pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!