Nur Azizah Ajak Pererat Tali Persatuan

Diterbitkan  Kamis, 05 / 09 / 2019 21:05 - Berita Ini Sudah :  176 Dilihat

SERPONG-Kekayaan multi etnis di Kota Tangsel harus tetap dijaga. Bahkan ragam komunitas etnis dan suku perlu dilibatkan dalam pembangunan kota kedepannya.

Isu demikian diangkat dalam diskusi digelar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggaraan Negara dan Pengawasan Anggaran BPI KPNPA, Rabu (4/9), di Buaran, Serpong.

Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Terpilih Prof KH Ma`ruf Amin, diundang LSM tersebut untuk menjadi narasumber diskusi.

Wanita yang disebut akan maju sebagai Bakal Calon (Bacalon) Walikota Tangsel 2020 itu hadir di tengah ragam komunitas suku dan etnis dari Kota Tangsel yang antusias mengikuti diskusi.

Azizah mengatakan, Tangsel sebagai kota satelit, dan kini dihuni dari beragam suku dan etnis tentunya sangat dibutuhkan sekali peran dari komuitas suku-suku yang ada di Tangsel ini.

Acara tersebut, kata Azizah, merupakayan upaya untuk merajut kembali simpul-simpul antar komunitas di Tangsel. Diharapkan menjadi bagian semangat untuk memberi solusi dalam setiap persoalan yang ada.

“Undangan ini sangat baik sekali, tadi bisa kita lihat yang hadir itu lintas etnis dan agama. Dan bagi saya forum ini baik sekali karena dengan begini kita merajut kembali komunitas lintas etnis yang ada di Kota Tangsel, untuk terus menjaga kesatuan yang ada di Kota Tangsel. bahkan tidak hanya sekedar menjaga tetapi lintas komunitas ini juga bisa dilibatkan dalam pembangunan Tangsel kedepannya yang jauh lebih baik lagi,” jelas Azizah.

Dia mengingatkan, forum-forum semacam ini harus sesering diadakan. Terutama, membagi peran untuk bersama-sama membangun Kota Tangsel.

“kegiatan ini harus sering dilaksanakan, agar kita bisa sesering mungkin membangun keakaraban seperti ini. Karena dengan keakraban seperti ini kita akan lebih kuat  lagi rasa untuk bersama-sama membangun Tangsel,” ungkapnya.

Ketua Umum BPI KPNPA Tubagus Rahmad Sukendar, mengatakan, kedatangan Azizah memang sengaja diundang sebagai Bacalon Walikota Tangsel.

Menurutnya, dari forum itu masyarakat bisa melihat seperti apa sosok Azizah dalam berfikir untuk membangun kota yang lintas etnis tersebut.

“Beliau memang sengaja kita undang sebagai Bacalon. Di sini masyarakat yang hadir bisa melihat sendiri, Bu Azizah ternyata  memiliki karakter yang kuat untuk berdiri di atas semua golongan, dan bersama-sama membangun Tangsel kedepannya,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!