Pemkot Bakal Bentuk Kawasan Pariwisata Kota Sehat

Diterbitkan  Kamis, 05 / 09 / 2019 21:33 - Berita Ini Sudah :  394 Dilihat

PEMBINAAN. Dinas Pariwisata melakukan pembinaan penataan pariwisata sehat di Tangsel, kemarin.

SERPONG UTARA-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan melakukan pembinaan untuk membentuk kawasan pariwisata sehat di Kota Tangsel. Acara tersebut berlangsung di salah satu restoran di Serpong Utara, Kamis (5/9). Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kawasan kota sehat.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan,  kota sehat adalah suatu kondisi dari suatu wilayah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya dengan mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat yang saling mendukung melalui koordinasi forum kecamatan dan difasilitasi oleh sektor terkait dan sinkron dengan perencanaan masing-masing kecamatan.

Untuk itu, pembinaan kota sehat ini perlu dilakukan, karena kedepan Tangsel harus memiliki destinasi wisata, pariwisata halal yang dapat mendukung pertumbuhan pembangunan di Kota Tangsel. “Dari pembinaan ini akan dibahas, dinas kami akan menyusun induk pariwisatanya,”ungkapnya.

Sekarang saatnya berpikir kedepan, destinasi apa yang ingin disajikan. “Kita ciptakan daya saing dan khasnya yang ingin kita sajikan, seperti wilayah lainnya, jika kita berpergian ke Yogyakarta kita pasti harus makan gudeg, ke Semarang harus beli lumpia, sekarang saatnya di Tangsel, sama-sama berpikir, dan setiap rumah makan punya ciri khasnya masing-masing, dengan dikemas dengan baik, dari sinilah kita bisa menetapkan wilayah atau kawasan pariwisata sehat lokasinya dimana,”singkatnya.

Kepala Dinas Pariwisata Tangsel, Judianto menjelaskan, sosialisasi dan pembinaan ini untuk menuju konsep wisata sehat. Pesertanya dari pelaku usaha pariwisata yang ada di Tangsel. Kawasan pariwisata sehat merupakan satu diantara 5 tatanan prioritas yang ditetapkan dalam forum kota sehat. “Tatanan kawasan pariwisata sehat terdiri dari 13 indikator khusus, diantaranya tersedianya informasi objek wisata ditempat umum, meningkatnya jumlah wisatawan pertahun, menurunnya kecelakaan di objek wisata dan adanya tanggap darurat atau balai keselamatan di kota wisata,”ungkapnya.

Ia mengatakan, selain pariwisata sehat, empat prioritas lainnya adalah kehidupan masyarakat yang sehat mandiri, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana sehat, dan lainnya.(irm)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!