Dua Bacalon Masuk Kandang Banteng

Diterbitkan  Selasa, 10 / 09 / 2019 19:00 - Berita Ini Sudah :  1156 Dilihat

SERPONG- Baru hari pertama dibukanya pendaftaran penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sudah menerima dua nama.

Tercatat, Senin (9/9), ada dua Bacalon mengambil formulir ke kandang banteng yang lokasinya di kawasan Serpong Utara tersebut.

Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden terpilih, KH Ma’ruf Amin, di antara nama yang mengambil formulir. Namun diambilkan tim pemenangannya.

Bacalon lainnya, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggaraan Negara dan Pengawasan Anggaran (BPI KPNPA), Tb Rahmad Sukendar.

PENDAFTARAN: Tim Sukses Nur Azizah Deni Charter (tengah) bersama Suhalemi Ismedi (kiri) serta Suhari ketua tim penjaringan pilkada Tangsel PDIP terlihat berfoto bersama dengan memegang formulir pendaftaraan bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan Periode 2020 – 2025 di Sekertariat DPC PDI Perjuangan, Graha Raya, Serpong Utara, Senin (9/9).

Kedua pihak itu tertarik dengan PDI Perjuangan untuk bisa maju pada Pilkada Tangsel 2020.

Ketua Tim Penjaringan Bacalon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Tangsel PDI Perjuangan, Suhari Wicaksono mengatakan, sehari pendaftaran penjaringan bakal calon walikota Tangsel sudah ada dua orang mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel.

“Pertama tadi Tubagus Rahmad Sukendar, penggiat antikorupsi. Dia datang bersama istrinya. Dia juga maju sebagai Tangsel 1. Yang ke dua bu Siti Nur Azizah (tim pemenangan),” tutur Suhari.

Pendaftaran berlangsung hingga 17 September. PDI Perjuangan tidak membatasi berapa jumlah bakal calon yang mendaftar.

“Kita berharap dari pendaftaran ini, ada calon yang sudah matang. Selanjutnya calon tersebut kita kirim ke DPW dan ke Pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, tim dari Nur Azizah, Denny Charter, mengatakan, Nur Azizah hanya maju untuk calon walikota. Bukan wakil walikota. “Sudah banyak yang komunikasi. Yang pasti, wakil harus bisa mendongrak suara. Kita turun untuk menang,” ujarnya.

Sementara itu, Tb Rahmad Sukendar, mengatakan, niatnya maju sebagai Bacalon lantaran memiliki cita-cita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. “Latar belakang saya adalah penggiat anti korupsi. Artinya, niat saya sudah jelas untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Dan berharap PDI Perjuangan pun mendukung niat ini,” ujarnya singkat. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!