Sopir Truk Terlibat Tabrakan Beruntun Jadi Tersangka

Diterbitkan  Selasa, 10 / 09 / 2019 19:00 - Berita Ini Sudah :  144 Dilihat

 

SERPONG- Setelah beberapa hari melakukan pendalaman terhadap kasus tabrakan beruntun di Bintaro, Pondok Aren, akhirnya Polresta Tangsel menetapkan sopir truk menjadi tersangka. Sopir bernama Wahyu itu disangkakan sebagai penyebab kecelakaan yang mengakibatkan 4 mobil lainnya ringsek.

Wahyu disebut mengantuk, sehingga kehilangan kendali saat mengemudi.

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin menerangkan, setelah menjalani pemeriksaan tiga hari ditetapkan tersangka. Dengan semua keterangan serta pengakuan sendiri dari si sopir truk.

“Status sudah tersangka kita kenakan Pasal 310, karena kelalaiannya menyebabkan kerusakan materi. Ancamannya maksimum 6 bulan atau denda Rp 1 juta. Karena tidak ada korban jiwa,” ujar Lalu di Mapolres Tangsel, Senin (9/9).

Sedangkan hasil tes urine dari tersangka Wahyu, apakah terpengaruh minuman beralkohol atau tidak? Hasilnya, belum keluar.

Dari pemeriksaan tersangka mengaku hilang fokus, karena mengantuk hingga truk yang dikemudikannya menabrak sedan di depannya. Selanjutnya menabrak beberapa mobil, sehingga terjadi kecelakaan beruntun.

“Pengakuannya mengantuk dan memang diakui kalau dia salah dan mengantuk. Katanya dia semalam masih kerja lembur. Tapi masih kita cek lagi. Tes urine juga belum keluar hasilnya,” ungkap perwira yang pernah menjadi komandan upacara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara ini.

Lalu mengaku heran terhadap pengakuan tersangka. Lalu yang mengira mobil tersebut, merupakan truk proyek dari Bintaro, justru berasal dari Sentul, Bogor.

“Awalnya kami kira itu proyek dari Bintaro, tapi kalau saya tanya sopir dia bilang itu dari Sentul. Dia bukan mau ke Bintaro tapi mau ke Bandara. Tapi masih kita periksa terus. Dia bilang lewat Bintaro buat hindari macet lewat Graha terus Alam Sutera,” ujarnya.

Sebelumnya, lima unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun. Daihatsu Ayla B 1514 FRL, truk B 9383 KYV, Toyota Sienta B 1101 WOS, Innova B 1854 CKX, dan Toyota Mark X  B-2262-STE.

Kapolsek Pondok Pondok Aren Kompl Afroni mengatakan, saat ini masih mendalami lebih lanjut penyebab kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian juga masih mendalami keterangan dari para pengemudi yang terlibat.

Kendati demikian, dari dugaan sementara, karena jarak yang terlalu dekat antar mobil satu dengan yang lainnya menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan lainnya ialah sopir truk mengantuk, sehingga menabrak mobil sedan hitam di depan. Mobil sedan itu pun menabrak mobil Daihasu, sehingga mobil Daihatsu itu pun terangkat dan menabrak lagi mobil bagian depannya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!