MTQ X 2019 Tentukan Nasib Tangsel di MTQ Banten XVII

Diterbitkan  Rabu, 11 / 09 / 2019 20:10 - Berita Ini Sudah :  1541 Dilihat

 

SERPONG UTARA- Tantangan berat bagi Tangsel dalam penyelenggaraan MTQ X tahun 2019 di Kecamatan Serpong Utara. Pasalnya, bukan sekadar mencari juara pada tingkat kota. Namun agar kejuaraan kali ini dapat diboyong pada tahun depan saat menjadi tuan rumah MTQ Banten XVII.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangsel, H Muhamad menyebutkan, ini menjadi tantangan yang harus dilampaui. Agar khafilah MTQ X benar-benar terbaik. Hasilnya, maksimal hingga mampu bersaing dalam MTQ Banten tahun depan.

“Terima kasih kepada masyarakat begitu antusias dalam rangka MTQ tahun ini. Mudah-mudahan MTQ ini lebih berkualtias lagi dan lebih baik lagi. Dan tentunya kita untuk mempertahankan kejuaraan yang keenam kalinya (pada MTQ Banten),” kata mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini.

Ungkapan merebut lebih mudah daripada mempertahankan, kiranya benar adanya. Namun demikian, jangan sampai doktrin itu menjadi momok bagi para pengurus LPTQ hingga membebani. Waktu yang dimiliki LPTQ menuju MTQ Banten XVII tidak lama. Hanya hitungan bulan. Sekira setengah tahun, karena pelaksanaanya pada April 2020 mendatang. Namun pihaknya tetap berupaya melakukan terbaik agar penghargaan ini dicatat dalam sejarah.

“Kami persembahkan kepada Ibu Walikota Airin Rachmi Diany dan bapak Wakil Walikota Benyamin Davnie dan barangkali ini tahun terakhir untuk beliau dan tahun depan kita adalah tuan rumah itu harapan kami mudah-mudahan kita menjadi juara. Mohon doanya semua masyarakat,” ujar Sekda Kota Tangsel ini.

Pejabat yang hobi sepakbola ini menceritakan, tidak dapat terbayangkan jika nanti menjadi tuan rumah MTQ Banten dan kemudian kalah. Rasanya tak pernah tergambarkan. Kesedihan yang mendera. Inilah yang tengah dipikirkan matang-matang agar perjuangan selama ini benar-benar pari purna terus menjuarai MTQ.

Tentunya bukan saja soal juara, tapi bagaimana momentum syiar Islam ini menambah motivasi kepada anak-anak. Untuk menghafal dan mengamalkan ilmunya saat besar nanti dan untuk para orangtua juga dapat mengamalkan.

“Kita tengah memikirkan bagaiman dapat mempertahankan juara. Ini sangat tidak bisa dibayangkan begitu saja, kalau kita kalah tentunya sangat menyedihkan. Makanya kita seleksi yang terbaik, memilih khafilah yang paling baik,” tutupnya.

Walikota Tangsel, Airin Racahmi Diany pun menyampaikan hal sama. Sebagai tuan rumah harus mampu menjadi tuan rumah yang baik. Kesempatan lebih besar dalam menerapkan program mahrib mengaji. Yang lebih mudah adalah menghafal saat anak-anak, tetapi yang sulit adalah mengamalkan. Inilah tantangan dan tangungjawab bersama agar isi kandungan Alquran dapat teraplikasikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie senang melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi pada MTQ X tingkat Tangsel ini. Ini sangat membanggakan dan turut serta memotivasi dalam penyelenggaraan MTQ X.

Dirinya merasa optimis MTQ ke X dapat berjalan sukses. Bagaimana antusiasme majelis taklim sebagai pengembangan SDM sangat menonjol serta berbagai elemen masyarakat lain. “MTQ selama empat hari ke depan akan berjalan sukses dan menghasilkan qori dan qoriah yang bagus untuk persiapan MTQ tingkat Provinsi yang akan datang. Di mana masih ada waktu setengah tahun ke depan untuk melakukan pembinaan kita ingin mempertahankan juara umum MTQ Tingkat Provinsi yang Insyaallah tahun depan dan tuan rumahnya Kota Tangsel,” jelasnya. (din)

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!