Dinkes Tangsel Gelar Jambore UKS, Ajarkan Siswa Hidup Sehat

Diterbitkan  Rabu, 09 / 10 / 2019 20:53 - Berita Ini Sudah :  624 Dilihat


JAMBORE. Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie membuka kegiatan Jambore UKS di GWB Puspiptek,Setu,Rabu (9/10).

SETU-Dinas Kesehatan Kota Tangsel menggelar jamboree Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bertempat di Graha Widya Bhakti (GWB), Puspiptek, Setu, Rabu (9/10). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangsel Iin Sofiawaty, menjelaskan, dalam kegiatan jambore tersebut, Dinkes menggelar berbagai lomba kesehatan yang diikuti puluhan peserta siswa sekolah yang ada di Tangsel.

Iin menjelaskan, lomba yang digelar yakni lomba dokter kecil, lomba story telling, lomba pembuatan poster kesehatan, lomba kader kesehatan remaja, “Rangkaian perlombaan ini merupakan kegiatan Dinkes dalam akselerasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kota Tangsel,” katanya.

Peserta yang mengikuti lomba, akan diambil juara 1,2 dan 3 dengan hadiah berupa piala, sertifikat dan sepeda. “Mudah-mudahan semua juara,”ungkapnya.

Iin mengungkapkan, Lomba ini sangat bermanfaat tidak hanya untuk diri mereka saja, namun ilmu yang didapat ini bisa ditularkan ke teman-teman sebayanya, mereka bisa menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada teman sebaya mereka.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, menjelaskan, UKS ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan.

“UKS bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan pekembangan yang harmonis peserta didik,” jelasnya.

Kegiatan ini ada untuk menghadirkan rasa sehat untuk mereka, maupun untuk teman sebaya mereka. Sebagai dokter kecil tugas mereka memberikan informasi kesehatan keteman sebayanya. “Kalau ada teman sakit, bisa bawa ke UKS, kalau perlu tindakan lebih lanjut di bawa ke Puskesmas, dan seterusnya, dari mereka tumbuh rasa empati dan peduli untuk membantu teman mereka,”singkatnya.(irm)

Komentar Anda

comments