Benyamin Ajak Masyarakat Berpartisipasi Urus ODGJ

Diterbitkan  Kamis, 24 / 10 / 2019 21:14 - Berita Ini Sudah :  517 Dilihat

SOSIALISASI. Dinas Kesehatan menggelar sosialisasi gerak cepat penanganan orang dengan gangguan jiwa di Tangsel, kemarin.

CIPUTAT-Pemerintah Kota Tangsel ajak masyarakat untuk berpartisipasi mengurus ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa)  di lingkungannya. Dengan mengutus kader kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Tangsel, mereka diberikan informasi bagaimana caranya untuk memberi penanganan terhadap ODGJ.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan, jika ODGJ bukan hanya urusan Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial saja. Melainkan juga tugas masyarakat yang tinggal di Kota Tangsel.

Karena itu kader kesehatan di Kota Tangsel harus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mereka juga punya peran dalam mengatasai ODGJ.

”Pemerintah itu punya tugas banyak sekali. Tapi, kami akan terus berupaya agar hal seperti ini bisa ditangani. Apalagi menurut Presiden RI, saat ini keberhasilan keinerja bergantung pada, impact yang didapatkan dalam program dan kegiatan tersebut,” kata dia.

Dia menambahkan penanganan ini adalah urusan semuanya. Tinggal dibagi saja pekerjaannya sesuai tupoksi. Pemerintah akan berkerja, sampai kepada bukan output tapi impact dan benefit. Bagaimana kehadirannya adalah dirasakan oleh manfaat.

”Tetapi kami tidak sanggup kalau hanya dilakukan oleh pemeirntah jadi membuatuhkan masyarakat,” kata dia.

Sementara, Plt Kepala Dinkes Tangsel, Deden Deny menyampaikan, melalui sosialisasi penanganan ODGJ ini kader kesehatan akan dilatih dan diinformasikan mengenai penanganan yang harus dilakukan jika ada ODGJ di lingkungannya tinggal.

”Jadi, jangan dipasung bu. Karena mereka juga manusia. Sama seperrti kita. Harus ada penangannya. Jadi, saya harpa dengan kegiatan ini, masyarakat bisa tahu, apa langkah pertama yang harus diambil pada saat di lingkungan kita ada ODGJ,” kata dia.

Deny menambahkan, jika saat ini, data ODGJ di Tangsel mencapai 89 orang. Namun ada prediksi bahwa ada 2.000 ODGJ di Kota ini. ”Tingkatan ODGJ kan beragam ada yang ringan ada juga yang berat. Makanya melalui kegiatan ini diharapkan kader bisa paham dan bisa meneruskan ke masyarakat,” kata dia.(irm)

Komentar Anda

comments