Pemkot Siapkan Rp 75 Miliar untuk Pembebasan Jalan Bhayangkara

Diterbitkan  Senin, 28 / 10 / 2019 23:08 - Berita Ini Sudah :  263 Dilihat

 

SERPONG UTARA-Volume kendaraan di Jalan Bhayangkara, Serpong Utara cukup tinggi. Sayangnya, jalan tersebut masih sempit sehingga menimbulkan kemacetan. Karena itu, perlu dilakukan pelebaran jalan. Untuk merealisasikan itu, Pemkot Tangsel telah menganggarkan sebanyak Rp 75 miliar.

Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Rizqiah menyampaikan, pada 22 Oktober kemarin pihaknya sudah melakukan musyawarah dengan masyarakat terkait pembebasan lahan di Jalan Bhayangkara. Dari pertemuan itu, kata dia, masyarakat terlihat antusias untuk pembangunan jalan.

Terbukti, dari 30 bidang tanah yang akan dibebaskan sekarang ini sudah ada lima bidang tanah yang dibebaskan lahannya. Untuk pembebasan lahan seluas 3,730 meter persegi tersebut, sambung dia, Pemkot Tangsel melalui Disperkimta telah menyiapkan Rp 75 miliar.

“Tahun ini kita siapkan Rp 50 miliar sisanya di 2020,” katanya saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Ciputat. Untuk pembayaran yang sudah diberikan pihaknya kepada masyarakat sekitar Rp 15 miliar.

Dia berharap, agar masyarakat segera mengambil sikap sehingga pembebasan lahan bisa cepat dibayar. Dengan demikian pembangunan Jalan Bhayangkara juga bisa cepat.

“Karena target temen-temen Dinas Pekerjaan Umum (PU) Januari 2020 sudah bisa clearing,” tegasnya. Kendati demikian, dia optimis pembangunan jalan tersebut akan tercapai sesuai target.

Sebab, antusias masyarakat cukup tinggi. Terlebih, dana yang disiapkan sudah sesuai. “Keliatannya keserap semua karena antusias masyarakat tinggi. Anggarannya cekap soalnya,” ujarnya.

Sekretaris Disperkimta Kota Tangsel Mukkodas Syuhada menuturkan, program pembangunan Jalan Bhayangkara sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangsel periode 2016-2021.

Pembebasan jalan sepanjang 800 meter tersebut mulai dari Masjid Asmaul Husna sampai dengan sodetan jalan depan Pusdiklantas Polri.

Dengan awal eksisting jalan sekitar 8 meter menjadi ROW 24 meter. Untuk gotal kebutuhan lahan pembangunan jalan tersebut kurang lebih 21.250 meter persegi. “Setiap hari jalan di situ padat. Jadi perlu dilebarkan,” katanya.

Sementara Budi salah satu warga yang kena gusur, mengatakan, pihaknya kena gusur seluas 151 meter. “Untuk pembebasan ini gak rugi dan wajarlah program pemerintah, yang harus kita dukung. Jadi dibilang untung gak juga, dibilang rugi juga tidak ya standarlah,”ungkapnya.(irm)

 

Komentar Anda

comments