Setiap Gugus Sekolah Akan Dibuatkan Koperasi

Diterbitkan  Senin, 28 / 10 / 2019 23:08 - Berita Ini Sudah :  347 Dilihat

 

SERPONG-Dalam sekolah, ada perputaran ekonomi yang belum dimanfaatkan. Rencananya, Pemkot Tangsel akan membuatkan koperasi di setiap gugus sekolah untuk pemanfataan itu.

Wakl Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, ada peluang ekonomi yang terlewat di setiap sekolah. Dia mencontohkan, untuk kebutuhan sekolah satu murid SD memerlukan beberapa seragam.

Mulai dari seragam pramuka, merah putih, batik dan olahraga. Untuk kebutihan tersebut, orang tua murid biasanya mengeluarkan uang Rp 700 ribu per orang.

“Kemudian kali 30 siswa ada Rp 21 juta. Kali empat kelas Rp 84 juta. Ini mereka belanjanya ke Jakarta. Beli masing-masing. Belum lagi biaya lainnya seperti bensin dan parkir,” katanya di kawasan Puspemkot Tangsel, Ciputat kemarin

Menurut Mantan Camat Ciledug, Kota Tangerang itu, apabila dana tersebut dikelola oleh sekolah itu masing-masing maka perputaran uangnya di daerah. Dengam begitu, akan memperkuat struktur ekonomi serta menjaga inflasi Kota Tangsel.

“Intinya satu gugus itu ada 7,8,10 sekolah jadi satu bikin koperasi. Jadi nanti saya akan sampaikan kepada kementrian boleh dong koperasi ini. Ya katakanlah mempersiapkan keperluan pribadi anak-anak muridnya,” urainya.

Untuk memperkuat koperasi itu, nantinga Pemkot Tangsel akan membuat peraturan wali kota (Perwal). Sementara sekarang ini, lanjut Benyamin, dirinya sedang meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk membuat menyusun rencana itu telebih dahulu.

“Transnya coba dibuatkan nanti saya akan bahas dengan temen temen dari Dinas Koperasi. Menurut saya ini sangat memungkinkan dan sayang peluang ini,” ujarnya.

Dia menargetkan, di 2020 perwal tersebut sudah bisa diterbitkan. Sehingga pembuatan koperasi bisa segera terealisasi. Sebab, saat ini sekolah tidak boleh memfasilitasi pengadaan tersebut.

Wakil wali kota dua periode tersebut menambahkan, anggota koeprasi itu sendiri adalah guru di sekolah tersebut. Sehingga apabila ada deviden bisa dibagikan untuk mereke.

“Apakah setahun sekali ataukah setahun dua kali. Dengan catatan misalnya kebagian berapa. Nabung dia untuk umoh, untuk berangkat haji. Nanti yang berprestasi ditambahin untuk umrohnya dari APBD,” imbuhnya.(irm)

Komentar Anda

comments