ASTA Tangsel Gelar Kejuaraan Tangsel Street Fighter


Lestarikan Budaya Indonesia Melalui Pencak Silat

Diterbitkan  Minggu, 10 / 11 / 2019 23:08 - Berita Ini Sudah :  1601 Dilihat

KEJUARAAN. ASTA Tangsel gelar kejuaraan street fighter 2019 bertempat di kantor Kecamatan Setu, Minggu (10/11).

SETU-Pemerintah Kota Ta­ngerang Selatan dukung pelestarian budaya melalui pencak silat. Belakangan Pemkot semakin masif melakukan sosialisasi kepada pelajar untuk aktif dalam setiap program berunsur pencak silat.

Salah satunya bekerjasama  dengan Asosiasi Seni Tarung Tradisi (ASTA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan acara kejuaraan Tangerang Selatan Street Fighter di Halaman Kantor Kecamatan Setu, Minggu (10/11).

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengungkapkan, bahwa dirinya mendukung penuh kegiatan pencak silat sebagai bentuk pelestarian budaya Indonesia.  Sebagaimana diketahui, pencak silat merupakan salah satu identitas bangsa yang harus dipertahankan.

“Salah satu upaya kami adalah, mendukung kegiatan pencak silat, baik itu lomba, olimpiade atau organisasi yang ada banyak di Kota Tangsel. Tinggal bagaimana memastikan bahwa organisasi memiliki tujuan yang sama,” kata Airin.

Menurutnya, apapun kegiatan yang diselenggarakan adalah upaya untuk mempertahankan salah satu warisan bangsa. Sehingga harus diperhatikan dan diperlihatkan kepada masyarakat.

Kemudian, dia juga berharap jika dalam kegiatan apapun, yang memasukkan unsur sudah pencak silat di dalamnya bisa sekaligus digunakan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mencari atlet-atlet baru untuk menjadi atlet profesional.

“Sebagaimana kita ketahui jika pencak silat adalah salah satu cabor yang membuat Indonesia menjadi negara yang unggul dalam Asian Games lalu. Artinya ini menjadi potensi yang bisa dimanfaatkan oleh lapisan masyarakat,” kata dia.

Muksin, selaku pembina ASTA  mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu sarana mempererat pesilat seni tradisional asli Indonesia khususnya yang ada di Tangsel.

“Perguruan silat di Tangsel ini bukan sebagai persaingan, tapi bagaimana kita bisa bersama sama mempererat serta mempertahankan budaya warisan,” ujarnya.

Muksin menambahkan, dari kegiatan ini diharapkan akan melahirkan calon atlet untuk bisa mengikuti jenjang berikutnya seperti pertandingan MMA yang berasal dari Tangsel.(irm)

Komentar Anda

comments