Di Peluncuran Sidagar


Airin Minta Budayawan Berpikir Tentang Revolusi 5.0

Diterbitkan  Kamis, 28 / 11 / 2019 23:05 - Berita Ini Sudah :  433 Dilihat

SERPONG-Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menghadiri peluncuran Sistem Informasi Pendataan Sanggar (Sidagar) bertempat di salah satu rumah makan di kawasan, Serpong, Kamis (28/11).

Dalam peluncuran tersebut Airin mengungkapkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Tangsel. Salah satunya yakni melalui budaya.

Airin Rachmi Diany menjelaskan jika program kebudayaan harus jelas dan memiliki dampak terhadap pembangunan daerah. Sehingga dirinya berharap jika, nantinya, budaya juga berperan dalam penataan kota.

Selama ini, Airin juga terus memberikan arahan kepada seluruh kepala OPD agar bisa meningkatkan sistem pelayannya. Salah satu imbauan yang dia lakukan adalah, pelayanan yang sesuai dengan kearifan budaya lokal. Dengan begitu, informasi budaya dan pelayanan bisa sama berkembang, karena dilakukan secara bersama.

Berkembanganya teknologi, membuat PR pemerintah semakin banyak. Karena itu, dibarengi dengan sosialisasi kebudayaan, Airin meminta kepada seluruh stafnya untuk mulai melakukan pengembangan kinerja. ”Jika kemarin saya terus menerus bicara 4.0 maka sekarang saya akan bicara 5.0,” ujar dalam launching Sistem Informasi Pendataan Sanggar (Sidagar) Kota Tangsel.

Menurutnya, perkembangan terus terjadi. Dengan dicapainya tantangan 4.0, bukan berarti pekerjaan selesai begitu saja. Melainkan justru harus terus dikembangkan. Sehingga mulai sekarang dia juga akan mengingatkan sudah saatnya, mempersiapkan diri untuk tantangan 5.0.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono menjelaskan bahwa SIdagar ini akan membantu masyarakat untuk mengetahui berbagai macam mengenai sanggar budaya yang ada di Kota Tangsel.

Selain ini, Sidagar ini juga memiliki fungsi sebagai fasilitas untuk pendaftaran pemilik Sanggar. ”Jadi, nanti pendaftaran sanggar bukan hanya dilakukan oleh pemilik sanggar. Tentu ini akan mempermudah akses mereka,” kata dia.

Taryono b rharap dengan adanya Sidagar ini, akan memotivasi warga untuk lebih aktif dalam kegiatan budaya. Karena ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah. Salah satunya melalui sistem ini.

Keberadaan sanggar budaya merupakan ujung tombak dalam upaya mengembangan dan pelestarian seni dan budaya Tangsel. Ada banyak sanggar seni dan budaya di tangsel, namun belum terdata dengan baik. Nah melalui “Sidagar”, sanggar-sanggar  seni dan budaya dapat registrasi, bagi disdikbud penting dalam menentukan program dan kegiatan selanjutnya. “Nilai budaya menjadi unsur yang penting dalam proses pembangunan manusia, khususnya generasi penerus bangsa, menuju sumber daya manusia unggul.”singkatnya.(irm)

 

LAUNCHING. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Taryono melaunching Sidagar, Kamis (28/11).

Komentar Anda

comments